Penyuluhan Pencegahan Stunting Melalui Pemanfaatan Puding Daun Kelor Pada Balita
Keywords:
Stunting, Gizi Kurang, Daun Kelor, Puding Daun Kelor, Balita, Penyuluhan GiziAbstract
Stunting dan gizi kurang pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius, terutama di wilayah dengan prevalensi stunting yang tinggi seperti wilayah kerja Puskesmas Karang Sari, Kabupaten Lampung Utara. Salah satu upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal bergizi, seperti daun kelor (Moringa oleifera). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita mengenai pencegahan stunting serta memperkenalkan puding daun kelor sebagai alternatif makanan tambahan bergizi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, pre-test dan post-test, sesi tanya jawab, serta demonstrasi pemberian puding daun kelor. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Juni 2026 di Posyandu Bougenville, Desa Pakuan Agung, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri dari ibu balita dan kader posyandu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman peserta dari 50% pada saat pre-test menjadi 90% pada saat post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung dan memperoleh pengetahuan baru mengenai manfaat daun kelor sebagai sumber zat gizi penting bagi pertumbuhan anak. Kegiatan penyuluhan dan demonstrasi puding daun kelor terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan stunting serta mendorong pemanfaatan pangan lokal sebagai upaya perbaikan status gizi balita. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JANNAH: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





