Implementasi Manajemen Risiko dan Perancangan Dana Cadangan Berbasis Value at Risk (VaR) pada UMKM Berkah Bambu
Keywords:
Dana Cadangan Optimal, Value at Risk (VaR), Likuiditas, UMKM, Sains AktuariaAbstract
Sistem pencatatan transaksi yang masih bersifat tradisional (mental accounting), serta ketiadaan dana cadangan yang dihitung secara sistematis, berpotensi meningkatkan risiko gangguan likuiditas akibat fluktuasi permintaan pasar dan kebutuhan pembelian bahan baku secara mendadak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan merancang dana cadangan optimal berbasis pendekatan Value at Risk (VaR) sebagai instrumen mitigasi risiko keuangan pada UMKM Berkah Bambu. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, rekonstruksi data historis penjualan dan keuntungan selama enam bulan, analisis statistik deskriptif, serta pemodelan VaR parametrik pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan rata-rata keuntungan bulanan sebesar Rp. 14.162.938 dengan standar deviasi Rp. 2.463.258. Berdasarkan perhitungan VaR diperoleh kebutuhan dana cadangan optimal minimum sebesar Rp. 4.052.060 yang direkomendasikan sebagai capital buffer untuk menjaga keberlangsungan operasional usaha. Instrumen ini secara efektif memisahkan arus kas usaha dan kebutuhan rumah tangga, sehingga profit bersih kumulatif sebesar Rp84.977.630 selama enam bulan dapat dikelola secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan rasa tenang dan kepercayaan diri mitra dalam mengelola risiko keuangan usahanya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JANNAH: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





