Peningkatan Literasi Digital melalui Pelatihan Etika AI dan Kebijakan Media Sosial bagi Guru dan Siswa SMAN 1 Teluk Pandan
Keywords:
Etika AI, Kebijakan Digital, Artificial IntelligenceAbstract
Perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI) dan media sosial menuntut peningkatan literasi digital, etika, serta pemahaman terhadap kebijakan penggunaannya di lingkungan pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi etika dan pemahaman mengenai kebijakan penerapan AI serta pemanfaatan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab bagi guru dan siswa SMAN 1 Teluk Pandan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pelatihan interaktif, diskusi studi kasus, dan pengelolaan konten media sosial. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar AI, etika penggunaan teknologi, perlindungan data pribadi, regulasi digital, teknik verifikasi informasi, pencegahan hoaks, risiko bias algoritma, dan cyberbullying. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai peserta meningkat dari 61,8% pada pre-test menjadi 89,4% pada post-test, yang menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 27,6 poin persentase atau sekitar 44,7% dibandingkan kondisi awal. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan AI secara etis, perlindungan data pribadi, kepatuhan terhadap regulasi digital, serta penerapan praktik bermedia sosial yang kritis, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital serta membangun budaya pemanfaatan AI dan media sosial yang cerdas, produktif, dan beretika sebagai bekal menghadapi tantangan transformasi digital di lingkungan pendidikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JANNAH: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





