Edukasi Dampak Pertambangan Emas Ilegal dan Strategi Mitigasi di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat

Authors

  • Redha Nagara Hanis Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Aulia Fikri Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Andantino Putra Palsamu Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Dinda Agustina Lubis Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Muhammad Nuruddin Ar Rabbani Universitas Tanjungpura, Pontianak

Keywords:

Edukasi, Pertambangan Emas Ilegal, Masyarakat Sanggau, Strategi Mitigasi

Abstract

Kegiatan Penambangan Emas Ilegal (PETI) di Kabupaten Sanggau menjadi sumber pencemaran lingkungan yang serius namun tetap dilakukan masyarakat karena faktor ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko jangka panjang PETI terhadap kesehatan dan lingkungan, serta merumuskan strategi mitigasi berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif dan diskusi terarah yang melibatkan 35 peserta terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, dan penambang. Materi mencakup dampak penggunaan merkuri, kerusakan ekosistem sungai, dan strategi alih profesi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta, dari yang semula berorientasi ekonomi menjadi lebih waspada terhadap bahaya kesehatan dan kerusakan sumber daya air. Sebagai tindak lanjut, masyarakat menyepakati penyusunan aturan desa terkait zonasi larangan tambang dan perlunya koordinasi dengan aparat penegak hukum. Kegiatan ini menjadi langkah awal strategis dalam mereduksi dampak PETI melalui pendekatan persuasif dan edukatif.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Hanis, R. N., Aulia Fikri, Andantino Putra Palsamu, Dinda Agustina Lubis, & Muhammad Nuruddin Ar Rabbani. (2026). Edukasi Dampak Pertambangan Emas Ilegal dan Strategi Mitigasi di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat . JANNAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(05), 726–731. Retrieved from http://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jannah/article/view/848