http://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jeir/issue/feedJournal of Educational Innovation and Research2026-09-06T04:54:19+00:00Open Journal Systems<p data-start="244" data-end="686">The Journal of Educational Innovation and Research is an academic journal that focuses on publishing research findings and innovative studies in the field of education. The journal covers a wide range of topics, including innovative teaching and learning approaches, educational media and technology, teaching strategies, educational assessment, curriculum development, and emerging issues in education. The journal provides a platform for academics, researchers, educators, and education practitioners to disseminate research findings, innovative ideas, and new approaches that contribute to improving the quality, effectiveness, and relevance of education.</p>http://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jeir/article/view/960Digital and Innovative Learning Strategies in Midwifery Education to Improve Student Engagement and Clinical Readiness in the 6th Semester of Midwifery at FIKes UMT2026-03-11T06:54:47+00:00Hengki Nurhudahengki.nurhuda93@gmail.comMasrizal Masrizalrzlgabiak@gmail.com<p>The rapid advancement of digital technology in health sciences education requires innovative learning approaches that can effectively enhance student engagement and clinical readiness. Although digital learning has been increasingly implemented in health education, empirical evidence regarding its effectiveness in midwifery education particularly in improving students’ clinical preparedness remains limited. Therefore, this study aimed to examine the effectiveness of digital and innovative learning strategies in improving student engagement and clinical readiness among sixth-semester midwifery students at the Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Tangerang (FIKes UMT). This research employed a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach involving 32 sixth-semester midwifery students. The intervention was conducted over eight weeks through the implementation of several digital learning strategies, including video-based learning modules, virtual clinical simulation, learning management system (LMS)-based instruction, and collaborative digital assignments. Data were collected using validated questionnaires measuring student engagement and clinical readiness. The data were analyzed using descriptive statistics and paired sample t-tests to determine the significance of changes before and after the intervention. The results revealed a significant improvement in student engagement (pre-test mean = 62.3 ± 8.4; post-test mean = 82.7 ± 6.1; p < 0.001) and clinical readiness (pre-test mean = 60.8 ± 7.9; post-test mean = 81.5 ± 5.7; p < 0.001). In addition, qualitative feedback from students indicated increased motivation, better conceptual understanding, and greater confidence in performing clinical skills. These findings suggest that the integration of digital and innovative learning strategies can significantly enhance the quality of learning in midwifery education. Consequently, incorporating digital learning technologies into the midwifery curriculum is recommended to support competency-based education and prepare students for the demands of modern healthcare practice.</p>2026-09-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Hengki Nurhuda, Masrizal Masrizalhttp://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jeir/article/view/1511Peningkatan Hasil Belajar pada Materi Proses Pencernaan Hewan Ruminansia Menggunakan Media PowerPoint di Sekolah Dasar2026-08-25T12:03:19+00:00Fatikhaturrohmah Fatikhaturrohmahfatikhatur44@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas V sekolah dasar dalam meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan media <em>power point</em>. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, melibatkan 13 siswa kelas V di sebuah sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 1 kali pertemuan. Dalam setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek yang digunakan adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Rejosari yang berjumlah 13 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan media power point sebanyak 46%, dari siklus awal yang hanya 31% meningkat pada siklus kedua yang menjadi 77%. Siswa yang tadinya pada siklus pertama hanya 4 yang tuntas belajar, pada siklus 2 meningkat menjadi 10 siswa. Selain itu terjadi peningkatan pula pada nilai rata-rata yang pada siklus pertama hanya sebesar 48 meningkat menjadi 77.</p>2026-09-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fatikhaturrohmah Fatikhaturrohmahhttp://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jeir/article/view/1509Penerapan Model Make a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan Siswa Kelas IV SDN Karangtengah2026-08-25T11:37:49+00:00Andrian Zuhdi Wicaksono857747052@ecampus.ut.ac.idSarwandi Sarwandisarwandi@usti.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Karangtengah pada materi pecahan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan, menentukan pembilang dan penyebut, serta menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya ketuntasan belajar siswa yang hanya mencapai 15%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi pecahan melalui penerapan model pembelajaran Make a Match. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas IV SDN Karangtengah Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar, sedangkan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make a Match mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 15% pada pra-siklus menjadi 40% pada Siklus I dan mencapai 85% pada Siklus II. Rata-rata nilai siswa juga meningkat dari 41,7 pada pra-siklus menjadi 67,8 pada Siklus I dan 80,2 pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa model Make a Match efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan, keaktifan belajar, kerja sama antarsiswa, serta hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.</p>2026-09-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Andrian Zuhdi Wicaksono, Sarwandi Sarwandihttp://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jeir/article/view/1512Peningkatan Penguasaan Kosa Kata Bahasa Inggris Menggunakan Media Lagu pada Siswa Kelas II di Sekolah Dasar2026-08-25T12:07:18+00:00Firlia Wibawanti858540012@ecampus.ut.ac.idSarwandi Sarwandisarwandi@usti.ac.id<p>Peran bahasa Inggris sangat penting bagi kehidupan di era modern seperti saat ini, namun bahasa Inggris terkendala dalam berkomunikasi. Pemahaman kosakata bahasa Inggris yang dikenali oleh siswa di SD Munding jumlahnya sangat sedikit. Tujuan penelitian untuk melihat pengaruh penggunaan media lagu terhadap peningkatan penguasaan kosakata bahasa Inggris. Metode pemilihan sampel menggunakan <em>non probability sampling</em> dengan teknik <em>purposive sampling</em>. Penelitian ini menggunakan sampel kelas II di SD Negeri Munding berjumlah 27 siswa yang mencakup 15 laki-laki dan 12 perempuan. Pendekatan media pembelajaran dengan menggunakan lagu, yang dianalisis menggunakan metode <em>One–Grup Pre-test–Post-test Design</em>. Nilai <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> diolah menggunakan metode kuantitatif. Hasil analisis menggunakan SPSS diketahui bahwa rerata nilai <em>pre-test</em> sebesar 59,81 dan nilai rerata <em>post-test</em> 87,22. Nilai <em>pre-test</em> sebanyak 17 siswa memiliki nilai di bawah standar minimal, sedangkan hasil analisis <em>post-test</em> menunjukkan seluruh siswa memperoleh nilai di atas KKM yakni 70. Nilai <em>N-gain</em> diperoleh nilai rerata sebesar 0,67 dengan kategori sedang dan kategori tafsiran <em>N-gain</em> score memiliki rerata nilai 67,94%, artinya penggunaan metode lagu cukup efektif dalam peningkatan penguasaan Bahasa Inggris. Pada uji t (<em>paired sample t-test</em>) memperoleh nilai sig 0,001 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan H1 diterima dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris dengan media lagu dapat meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggris siswa.</p>2026-09-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Firlia Wibawanti, Sarwandi Sarwandihttp://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jeir/article/view/1510Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas Awal Sekolah Dasar2026-08-25T11:46:59+00:00Eva Faridaeva606139@gmail.comSarwandi Sarwandisarwandi@usti.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menggambarkan yang di terapkan strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas I SDN Sukatani II. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Fokus penelitian adalah upaya guru meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui penerapan berbagai strategi pembelajaran. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa dengan 7 siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi membaca bersama (shared reading), pendekatan fonetik, penggunaan media visual, dan bimbingan individual efektif meningkatkan kemampuan membaca siswa. Ketuntasan membaca meningkat dari 14% pada prasiklus menjadi 86% pada siklus II. siswa menjadi lebih aktif serta percaya diri dan antusias dalam pembelajaran. Faktor keberhasilan penerapan metode ini adalah bimbingan guru penggunaan strategi pembelajaran yang beragam, media visual, bimbingan individual, serta meningkatnya motivasi dan partisipasi siswa. sedangkan faktor penghambatnya meliputi kemampuan awal membaca, perbedaan kemampuan siswa juga keterbatasan waktu pembelajaran serta kurangnya latihan di rumah dan rendahnya kepercayaan diri beberapa siswa pada tahap awal penelitian.</p>2026-09-01T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Eva Farida, Sarwandi Sarwandi