Kebijakan Energi Nasional dan Implikasinya terhadap Pembangunan Ekonomi di Indonesia

Authors

  • Teguh Permana Universitas Halu Oleo, Kendari
  • Andriani Puspitaningsih Universitas Halu Oleo, Kendari

Keywords:

Kebijakan Energi, Pembangunan Ekonomi, Energi Terbarukan, Ketahanan Energi, Transisi Energi

Abstract

Energi merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Kebijakan energi di Indonesia dirancang untuk menjamin ketersediaan energi, meningkatkan ketahanan energi, serta mendorong pemanfaatan energi yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebijakan energi nasional serta menganalisis implikasinya terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari dokumen regulasi, laporan pemerintah, serta publikasi lembaga nasional dan internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan energi nasional telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur energi, dan pertumbuhan sektor ekonomi berbasis energi. Namun demikian, pencapaian target bauran energi terbarukan masih belum optimal akibat adanya hambatan struktural ekonomi, seperti subsidi energi fosil, keterbatasan investasi, serta ketidakpastian regulasi. Selain itu, mekanisme transmisi kebijakan energi terhadap indikator ekonomi riil belum berjalan secara optimal, sehingga dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih terintegrasi dan berbasis insentif ekonomi untuk mempercepat transisi energi dan meningkatkan kontribusi sektor energi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Teguh Permana, & Andriani Puspitaningsih. (2026). Kebijakan Energi Nasional dan Implikasinya terhadap Pembangunan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 1(02), 25–36. Retrieved from https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/ekonoma/article/view/965