Transformasi Sosial Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Zakat untuk Mengurangi Ketimpangan Ekonomi

Authors

  • Slamet Pamuji STKIP Majenang, Cilacap
  • Arif Jalaludin Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cimerek, Pangandaran

Keywords:

Zakat, Pemberdayaan Ekonomi, Zakat Produktif, Transformasi Sosial, Ketimpangan Ekonomi

Abstract

Ketimpangan ekonomi dan kemiskinan masih menjadi persoalan utama di negara berkembang, termasuk Indonesia, meskipun memiliki potensi besar dalam pengelolaan zakat. Zakat sebagai instrumen distribusi dalam ekonomi Islam tidak hanya berfungsi secara karitatif, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi umat dan transformasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat dalam mengurangi ketimpangan ekonomi melalui pendekatan pemberdayaan berbasis zakat produktif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka, melalui analisis literatur dari jurnal ilmiah, buku, dan laporan resmi lembaga zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas zakat ditentukan oleh optimalisasi penghimpunan, penguatan tata kelola kelembagaan, serta inovasi dalam pendayagunaan zakat produktif. Transformasi sosial terjadi melalui integrasi sistem identifikasi mustahik berbasis data dengan program pemberdayaan ekonomi, seperti pembiayaan usaha mikro, pelatihan keterampilan, dan pendampingan berkelanjutan. Selain itu, integrasi zakat dengan lembaga keuangan syariah memperluas akses pembiayaan dan memperkuat inklusi keuangan. Temuan ini menegaskan bahwa zakat berperan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kapasitas mustahik secara bertahap menuju kemandirian ekonomi, sehingga berkontribusi dalam mengurangi ketimpangan ekonomi secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Pamuji, S., & Arif Jalaludin. (2026). Transformasi Sosial Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Zakat untuk Mengurangi Ketimpangan Ekonomi. Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 1(02), 37–48. Retrieved from https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/ekonoma/article/view/968