Jurnal Ekonomi dan Manajemen
https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/ekonoma
<p><strong data-start="0" data-end="32" data-is-only-node="">Jurnal Ekonomi dan Manajemen</strong> merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, dan studi empiris di bidang ekonomi dan manajemen. Jurnal ini menjadi wadah diseminasi pemikiran akademik dan praktik terbaik yang mencakup ekonomi mikro dan makro, manajemen strategis, manajemen keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, kewirausahaan, serta ekonomi pembangunan. Diterbitkan secara berkala, <em data-start="423" data-end="453">Jurnal Ekonomi dan Manajemen</em> ditujukan bagi dosen, peneliti, praktisi, dan mahasiswa sebagai referensi ilmiah untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan pengambilan keputusan berbasis riset.</p>PT. Mifandi Mandiri Digitalen-USJurnal Ekonomi dan ManajemenEksplorasi Peluang dan Tantangan Bisnis Kreatif Berbasis Pariwisata: Studi Kasus Pantai Layar Putih Makassar
https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/ekonoma/article/view/1053
<p>Perkembangan pariwisata memberikan peluang bagi tumbuhnya bisnis kreatif yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang dan tantangan pengembangan bisnis kreatif berbasis pariwisata di Pantai Layar Putih Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 16 informan yang terdiri atas pelaku UMKM, pengelola wisata, wisatawan, masyarakat lokal, dan pemerintah setempat. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang bisnis kreatif berkembang pada usaha kuliner, jasa parkir, jasa fotografi, penyewaan alat pancing, dan penjualan umpan. Peluang tersebut didukung oleh daya tarik panorama matahari terbenam, peningkatan infrastruktur, promosi melalui media sosial, dan partisipasi masyarakat. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi ketergantungan terhadap kondisi cuaca, pengelolaan sampah yang belum optimal, kemacetan pada waktu kunjungan tinggi, serta terbatasnya diversifikasi usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan bisnis kreatif memerlukan sinergi antara pemerintah, pengelola destinasi, pelaku usaha, dan masyarakat. Oleh karena itu, pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) direkomendasikan sebagai strategi untuk memperkuat pengelolaan destinasi dan mendukung keberlanjutan bisnis kreatif berbasis pariwisata.</p>Waldi WaldiMuh. RamliNengsi SudirmanArianto Dangkeng
Copyright (c) 2026 Waldi Waldi, Muh. Ramli, Nengsi Sudirman, Arianto Dangkeng
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-3010396106Analisis Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian pada Supermarket Robinson Mart Ciplaz Depok
https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/ekonoma/article/view/1441
<p>Persaingan yang semakin ketat di dunia bisnis, khususnya di sektor ritel, membuat Supermarket Robinson Mart Ciplaz Depok menghadirkan barang/produk berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga produk terhadap keputusan pembelian konsumen di Supermarket Robinson Mart di Ciplaz Depok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan metode <em>accidental sampling</em>. Sedangkan yaitu memilih pengunjung yang ditemui secara kebetulan saat penelitian berlangsung, teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di area supermarket Robinson Mart di Ciplaz Depok yang telah melakukan pembelian produk/barang dan data diambil selama periode satu bulan pada Mei 2026. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa secara parsial variabel Kualitas Produk (X1) memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian (Y). Sedangkan variabel Harga Produk (X2) secara parsial memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian (Y). Kemudian secara simultan, kedua variabel tersebut memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian (Y).</p>Dimas Putra PrayogaLady Diana WarpindyastutiDwi Puji Hastuti
Copyright (c) 2026 Dimas Putra Prayoga, Lady Diana Warpindyastuti, Dwi Puji Hastuti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-30103129138Pengaruh Keragaman Produk (Product Assortment) dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Pada Konsumen MR.DIY Cabang Pasar Minggu
https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/ekonoma/article/view/1373
<p>Perkembangan industri ritel yang semakin pesat menyebabkan persaingan antarperusahaan menjadi semakin ketat. Kondisi ini mendorong pelaku usaha untuk memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen. MR.DIY sebagai salah satu perusahaan ritel modern menawarkan beragam pilihan produk dengan kualitas yang beragam guna memenuhi kebutuhan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keragaman produk (<em>product assortment</em>) dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian pada konsumen MR.DIY Cabang Pasar Minggu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman produk dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin beragam produk yang tersedia dan semakin baik kualitas produk yang ditawarkan, maka semakin tinggi kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan keragaman produk dan kualitas produk dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen.</p>Chalisa SalsabillahNiken Herawati
Copyright (c) 2026 Chalisa Salsabillah, Niken Herawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-301038895Manajemen Rantai Nilai Kakao Berbasis Kelembagaan Petani dalam Penguatan Posisi Tawar Petani di Kabupaten Kolaka
https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/ekonoma/article/view/1346
<p>Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis di Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Kolaka, namun potensi produksinya belum sepenuhnya diikuti oleh penguatan rantai nilai yang mampu meningkatkan posisi tawar petani. Artikel ini bertujuan menganalisis struktur rantai nilai kakao di Kabupaten Kolaka, mengidentifikasi alur produk, alur informasi, dan alur harga, serta merumuskan kebutuhan awal penguatan tata kelola rantai nilai berbasis kelembagaan petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian literatur sistematis terbatas dan analisis data sekunder. Kebaruan artikel terletak pada integrasi kajian literatur sistematis terbatas dengan pemetaan data sekunder lokal untuk membaca rantai nilai kakao tidak hanya dari sisi saluran pemasaran, tetapi juga dari aspek kelembagaan, posisi tawar, dan kebutuhan ketertelusuran digital. Literatur dianalisis dari artikel ilmiah, laporan kebijakan, dokumen statistik, serta sumber resmi pemerintah yang relevan dengan kakao, rantai nilai, pemasaran, kelembagaan petani, dan ketertelusuran. Data utama bersumber dari SIMDATA Sulawesi Tenggara 2024, Outlook Kakao 2025 Kementerian Pertanian, BPS Kabupaten Kolaka, serta studi pemasaran kakao di Kolaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa Kolaka memiliki 25.106 ha areal kakao, produksi 8.450 ton, produktivitas 509,67 kg/ha, dan 19.529 petani pada 2024. Namun, posisi tawar petani masih dibatasi oleh ketergantungan pada pembeli, keterbatasan informasi harga, mutu yang belum konsisten, dan lemahnya pencatatan produksi. Kajian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan petani dan pengembangan <em>dashboard</em> ketertelusuran digital untuk memetakan aktor, produksi, mutu, harga, dan relasi pasar. Secara makro, hasil kajian ini dapat menjadi dasar kebijakan daerah dalam membangun ekosistem kakao berbasis data, kelembagaan, dan pasar berkelanjutan.</p>Astil Harli RoslanSyahra Syahra
Copyright (c) 2026 Astil Harli Roslan, Syahra Syahra
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-301037487Pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR) dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap Return on Assets (ROA) pada Sektor Properti dan Real Estate di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2020-2024
https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/ekonoma/article/view/1394
<p>Sektor properti dan <em>real estate</em> memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, namun kinerjanya cenderung mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, inflasi, tingkat suku bunga, serta dampak pandemi COVID-19 yang memengaruhi profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em>Debt to Asset Ratio</em> (DAR) dan <em>Total Asset Turnover</em> (TATO) terhadap <em>Return on Assets</em> (ROA) pada perusahaan sektor properti dan <em>real estate</em> yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan berbagai sumber literatur yang relevan. Populasi penelitian berjumlah 92 perusahaan, dengan sampel sebanyak 23 perusahaan yang ditentukan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda dan pengujian hipotesis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial DAR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dengan nilai t hitung sebesar -4,344 dan signifikansi 0,000, sedangkan TATO berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dengan nilai t hitung sebesar 2,091 dan signifikansi 0,039. Secara simultan, DAR dan TATO berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai F hitung sebesar 12,543 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,183 menunjukkan bahwa DAR dan TATO mampu menjelaskan variasi ROA sebesar 18,3%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian.</p>Intan Widia PratiwiLady Diana WarpindyastutiDwi Puji Hastuti
Copyright (c) 2026 Intan Widia Pratiwi, Lady Diana Warpindyastuti, Dwi Puji Hastuti
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-30103119128Transparansi Rantai Pasok, Kepercayaan Pembeli, dan Nilai Pemasaran Kakao Berkelanjutan
https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/ekonoma/article/view/1347
<p>Dalam pemasaran komoditas berkelanjutan, transparansi rantai pasok menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan pembeli. Kakao tidak lagi hanya dinilai dari <em>volume</em> dan harga, tetapi juga dari kejelasan asal produk, konsistensi mutu, kepatuhan terhadap standar keberlanjutan, dan kemampuan aktor rantai pasok menyediakan informasi yang dapat diverifikasi. Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara transparansi rantai pasok, kepercayaan pembeli, dan nilai pemasaran kakao berkelanjutan, serta mengembangkan model konseptual yang relevan bagi pengembangan <em>dashboard</em> ketertelusuran kakao di Kabupaten Kolaka. Penelitian menggunakan pendekatan kajian literatur naratif dan analisis data sekunder dari dokumen resmi, publikasi statistik, dan studi terdahulu tentang rantai nilai, <em>traceability</em>, transparansi, serta kepercayaan dalam sistem pangan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa transparansi dapat meningkatkan kepercayaan pembeli melalui tiga mekanisme utama, yaitu penyediaan informasi asal produk, jaminan mutu dan proses, serta kredibilitas kelembagaan aktor rantai pasok. Pada konteks kakao Kolaka, kebutuhan transparansi menjadi penting karena daerah ini memiliki basis petani yang besar, tetapi masih membutuhkan penguatan sistem informasi rantai pasok, pencatatan mutu, dan koordinasi pemasaran. Artikel ini mengusulkan model konseptual bahwa transparansi rantai pasok berpengaruh terhadap kepercayaan pembeli, kepercayaan pembeli berperan dalam meningkatkan nilai pemasaran, dan ketertelusuran digital menjadi mekanisme pendukung yang menghubungkan data petani, kebun, mutu, <em>batch</em>, harga, dan kelembagaan. Implikasi artikel ini adalah perlunya pengembangan <em>dashboard</em> pemasaran kakao yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan, tetapi juga sebagai instrumen membangun kepercayaan dan nilai pasar kakao berkelanjutan.</p>Astil Harli RoslanAmi Nurhayati
Copyright (c) 2026 Astil Harli Roslan, Ami Nurhayati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-30103107118