Journal of Applied Community Service and Innovation https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jacsi <p><strong>Journal of Applied Community Service and Innovation</strong> (JACSI) is an international, peer-reviewed, open-access journal that publishes original articles, case studies, and best practices in the field of community service, empowerment, and applied innovation. This journal aims to provide a platform for academics, researchers, practitioners, and community activists to share knowledge, experiences, and innovative solutions that contribute to sustainable community development. JACSI covers a wide range of topics, including but not limited to education and literacy programs, digital transformation for communities, health promotion, environmental sustainability, entrepreneurship, local wisdom-based empowerment, and the application of technology to solve social issues. The journal emphasizes practical contributions, applied research, and innovative approaches that have real impacts on communities at local, national, and global levels.</p> PT. Mifandi Mandiri Digital en-US Journal of Applied Community Service and Innovation 3110-1763 Penguatan Literasi Iman Keluarga melalui Pengajian Tematik ‘Segenggam Iman’ bagi Jamaah Masjid Al-Hikmah Pekalongan https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jacsi/article/view/896 <p>Penguatan pemahaman keagamaan masyarakat menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan pengasuhan keluarga pada era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menguatkan pemahaman jamaah tentang iman sebagai fondasi pendidikan anak melalui pengajian tematik “Segenggam Iman untuk Anak Kita” di Masjid Al Hikmah Podosugih, Kota Pekalongan. Kegiatan melibatkan jamaah dan menggunakan metode <em>service learning</em> melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan <em>mau‘izhah hasanah</em> berupa ceramah tematik, dialog interaktif, dan refleksi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan pengetahuan dan sikap peserta yang paling menonjol pada pemahaman bahwa pendidikan iman anak tidak cukup melalui nasihat, tetapi perlu dibangun melalui keteladanan, pembiasaan ibadah, komunikasi keluarga, dan pengawasan pergaulan. Indikator keberhasilan terlihat dari kehadiran 40 peserta/jamaah, partisipasi aktif dalam tanya jawab, serta kemampuan peserta merumuskan kembali peran orang tua sebagai teladan iman dalam keluarga. Perubahan ini tampak melalui respons peserta yang lebih reflektif saat mengaitkan materi dengan persoalan pengasuhan harian. Temuan ini menegaskan bahwa pengajian tematik berbasis masjid relevan sebagai model pengabdian yang partisipatif untuk memperkuat literasi keagamaan dan kesadaran religius masyarakat secara berkelanjutan.</p> Arditya Prayogi M. Adin Setyawan Imam Prayogo Pujiono Riki Nasrullah Copyright (c) 2026 Arditya Prayogi, M. Adin Setyawan, Imam Prayogo Pujiono, Riki Nasrullah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 2 01 01 10 10.63401/jacsi.v2i01.896 Empowering Financial Literacy and Saving Habits among Students at SMA Islam Sabilurrosyad Gasek Malang through Interactive Financial Education https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jacsi/article/view/1268 <p>Financial literacy among adolescents remains relatively low, leading to poor money management practices, limited budgeting skills, and weak saving habits. These challenges were also identified among students at SMA Islam Sabilurrosyad Gasek Malang, highlighting the need for financial education interventions. This community service program aimed to improve students’ financial literacy and promote saving awareness through an interactive educational approach. The program involved 30 students and was implemented through financial literacy training, budgeting simulations, educational games, and group discussions. Program effectiveness was evaluated using pre-test and post-test assessments and participant satisfaction questionnaires. The results showed significant improvements in money management knowledge, understanding of saving, and budget planning skills. The average financial literacy score increased from 62.6 to 85.1, indicating a statistically significant improvement. The findings demonstrate that interactive financial education effectively enhances financial knowledge and encourages positive financial behavior among adolescents. This program contributes a practical model for school-based financial literacy education. Future programs should emphasize the sustainability of financial literacy education through continuous school-based activities and active involvement of teachers and parents in promoting positive financial behaviors among students.</p> Burhanuddin Jauhari Muhammad Lukmanul Khakim Copyright (c) 2026 Burhanuddin Jauhari, Muhammad Lukmanul Khakim https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 2 01 11 20 10.63401/jacsi.v2i01.1268 Penguatan Identitas Visual Musholla Sekolah melalui Implementasi Desain Panel Mihrab pada SDN Cipagalo 03 Kabupaten Bandung https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jacsi/article/view/1312 <p>Musholla sekolah memiliki peran penting sebagai fasilitas pendukung pembentukan karakter religius peserta didik. Namun, keberadaan ruang ibadah yang belum didukung elemen interior representatif dapat mengurangi kualitas pengalaman spiritual dan identitas visual ruang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas ruang ibadah melalui perancangan dan implementasi panel mihrab sebagai identitas visual Musholla Nurul Ilmi di SDN 03 Cipagalo, Kabupaten Bandung. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pihak sekolah, identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan alternatif desain, visualisasi tiga dimensi, produksi, pemasangan, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil pengabdian berupa perancangan panel mihrab yang dilengkapi dengan unsur identitas islami dapat menjadi focal point ruang musholla sekaligus memberikan kenyamanan dalam beribadah. desain yang proporsi dengan ruang yang terbatas, komposisi visual yang sederhana, dan pemilihan material multipleks finishing HPL dengan sudut tumpul yang ramah anak. Hasil penilaian internal mitra menunjukkan respon positif terhadap hasil kegiatan dan harapan agar pengabdian masyarakat serupa dapat dilanjutkan pada fasilitas sekolah lainnya. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi desain interior berbasis kebutuhan pengguna dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kenyamanan spiritual, kualitas visual, serta citra ruang ibadah pada lingkungan pendidikan dasar.</p> Mohd Ridho Kurniawan Desthyo Putra Pangestu Teddy Ageng Maulana Giska Meisha Dwisusanti Saffana Azka Mujaahidah Soffie Ainun Mardiyah Copyright (c) 2026 Mohd Ridho Kurniawan, Desthyo Putra Pangestu, Teddy Ageng Maulana, Giska Meisha Dwisusanti, Saffana Azka Mujaahidah, Soffie Ainun Mardiyah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 2 01 21 28 10.63401/jacsi.v2i01.1312 Pendampingan Inovasi BIOCUBIT dalam Pengelolaan Limbah MBG untuk Penguatan Karakter Peduli Lingkungan pada Siswa Sekolah Dasar https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jacsi/article/view/1320 <p>Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia sejak Januari 2025 memiliki potensi untuk menghasilkan hingga 800 ton sampah organik secara nasional setiap hari. Limbah kulit buah <em>Cucurbitaceae</em> (semangka, melon, timun) dari 127 unit harian MBG di SD Inpres Perumputan, Kabupaten Bantaeng dibiarkan menumpuk tanpa pengelolaan yang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan program yang mendukung penerapan inovasi BIOCUBIT (<em>Bio-Liquid for Cucurbitaceae Integrated Technology</em>) sebagai upaya untuk meningkatkan pengelolaan limbah MBG, serta memperkuat karakter kepedulian siswa terhadap lingkungan. BIOCUBIT diperoleh melalui 6 tahap biofermentasi dengan bioaktivator EM4 dan Trichoderma sp selama 7–14 hari. Metode ini mencakup sosialisasi, pelatihan PPL untuk guru, pembentukan Tim Piket BIOCUBIT untuk siswa kelas 4 hingga 6, dan integrasi ke kegiatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sesuai Kurikulum Merdeka. Penelitian ini melibatkan 127 siswa dari Januari hingga Mei 2026. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa 74,3% (<em>N-gain</em> = 0,58, kategori sedang; <em>Cronbach’s alpha</em> = 0,84), peningkatan skor perilaku peduli lingkungan siswa 81,2% (Uji Wilcoxon Z = -6,83, p = 0,001), dan peningkatan pertumbuhan tanaman kebun sekolah 39,3% dibandingkan kontrol (t = 4,82, p = 0,000). Siklus berkelanjutan dari limbah MBG, fermentasi, pupuk cair, tanaman sehat, dan lingkungan lestari telah ditunjukkan untuk berfungsi dengan baik dalam ekosistem pembelajaran sekolah dasar.</p> Sulrifka Tunnisa Rifqa Beni Liantori Fadila Amir Wahyuni Hasbul Muhajir Muhajir Copyright (c) 2026 Sulrifka Tunnisa Rifqa, Beni Liantori, Fadila Amir, Wahyuni Hasbul, Muhajir Muhajir https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 2 01 29 36 10.63401/jacsi.v2i01.1320 Reaktualisasi Manifesto Intelektual Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melalui Intermediate Training untuk Penguatan Civic Virtue dalam Kebhinekaan https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jacsi/article/view/1325 <p>Polarisasi sosial, disinformasi, dan penurunan etika ruang publik meningkatkan kerentanan kebhinekaan pada level relasi warga. Kondisi ini menuntut kader muda memiliki <em>civic virtue</em> yang operasional, terlatih, dan terukur dalam berorganisasi. Pengabdian ini bertujuan mereaktualisasi Manifesto Intelektual HMI melalui kegiatan <em>Intermediate Training</em> Tingkat Nasional HMI Cabang Pohuwato untuk memperkuat <em>civic virtue</em> dalam kebhinekaan. Metode menggunakan pelatihan terstruktur berbasis andragogi, <em>problem-based learning</em>, dan <em>deliberative learning</em>, disertai pendampingan luaran rencana aksi. Kegiatan berlangsung dengan diikuti 31 peserta, dievaluasi melalui <em>pre-test–post-test</em>, kuesioner disposisi, serta rubrik produk. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 48% menjadi 87% dan kenaikan <em>civic virtue</em> agregat dari 45% menjadi 90%. Enam kelompok menghasilkan rencana aksi dengan rerata rubrik 86/100. Temuan menegaskan kaderisasi efektif ketika nilai diikat pada disiplin argumentasi, pengalaman deliberatif, dan desain aksi <em>policy brief</em> yang sensitif kebhinekaan. Implikasi menuntut mentoring pasca latihan kader, monitoring implementasi rencana aksi, dan pengembangan bank kasus kebhinekaan lokal.</p> Abd. Firman Bunta Ariyanto Nggilu Nurul Mawahda Copyright (c) 2026 Abd. Firman Bunta, Ariyanto Nggilu, Nurul Mawahda https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 2 01 37 45 10.63401/jacsi.v2i01.1325 Penerapan Strategi Polya dalam Pelatihan Pemecahan Masalah Matematis untuk Kesiapan Olimpiade Siswa SMAS IT Al Fityah https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jacsi/article/view/1460 <p>Pembinaan olimpiade matematika memerlukan latihan yang menekankan penalaran, pemilihan strategi, dan verifikasi jawaban, bukan sekadar penerapan rumus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan empat tahap Polya untuk membangun kesiapan awal siswa SMAS IT Al Fityah dalam menghadapi soal olimpiade. Pelatihan dilaksanakan pada 24 Agustus 2024 dan diikuti oleh 11 siswa kelas XI dengan melibatkan empat dosen FMIPA Universitas Riau. Metode pelatihan bersifat partisipatif melalui orientasi, pemodelan strategi, latihan terbimbing, diskusi, dan refleksi. Bahan latihan bertipe olimpiade tingkat SMA mencakup empat rumpun, yaitu statistika dan peluang, teori bilangan, aljabar, serta kombinatorika. Evaluasi formatif berbasis proses menggunakan daftar hadir, catatan fasilitator, respons diskusi, penyelesaian latihan, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah memperoleh pertanyaan penuntun, siswa mulai mengidentifikasi informasi, menyusun rencana, menjalankan strategi, dan meninjau jawaban, meskipun kemampuan menjelaskan strategi secara mandiri belum merata. Luaran konkret kegiatan berupa seperangkat materi dan latihan yang dapat digunakan kembali sekolah sebagai pengayaan awal. Hasil tersebut ditafsirkan sebagai ketercapaian proses, bukan peningkatan kemampuan secara kuantitatif. Pembinaan lanjutan perlu dilengkapi asesmen diagnostik, latihan bertingkat, dan rubrik tahapan Polya.</p> Iis Nasfianti Efni Agustiarini Nindya Wulandari Rizka Amalia Putri Copyright (c) 2026 Iis Nasfianti, Efni Agustiarini, Nindya Wulandari, Rizka Amalia Putri https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 2 01 46 52 10.63401/jacsi.v2i01.1460