Optimalisasi Kualitas Hidup Lansia melalui Edukasi Kesehatan Berbasis Komunitas di Kelurahan Joyotakan
Keywords:
Lansia, Edukasi Kesehatan, Aktivitas FisikAbstract
Peningkatan jumlah lansia di masyarakat menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan, terutama penyakit degeneratif yang dapat menurunkan kualitas hidup. Kondisi tersebut juga ditemukan pada lansia di RT 04 RW 01 Kelurahan Joyotakan yang masih memiliki keterbatasan dalam penerapan pola hidup sehat dan aktivitas fisik rutin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan lansia melalui edukasi kesehatan dan aktivitas fisik. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan (screening), edukasi kesehatan, dan senam lansia yang dilaksanakan pada Mei 2025 dengan melibatkan 21 lansia. Parameter pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, dan berat badan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 57,1% lansia mengalami hipertensi dan 57,1% memiliki kadar kolesterol tinggi. Selain itu, 23,8% lansia memiliki kadar gula darah tinggi dan 28,6% mengalami hiperurisemia. Berdasarkan klasifikasi tingkat risiko kesehatan, sebagian besar lansia termasuk kategori risiko sedang hingga tinggi karena memiliki lebih dari satu parameter kesehatan abnormal. Setelah pelaksanaan edukasi kesehatan dan senam lansia, peserta menunjukkan peningkatan partisipasi, antusiasme, dan kesadaran dalam menjaga kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan promotif dan preventif berbasis masyarakat melalui edukasi kesehatan dan aktivitas fisik dapat mendukung peningkatan kesadaran kesehatan dan kualitas hidup lansia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JANNAH: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





