Penguatan Kompetensi Aparatur Desa dalam Mewujudkan Pelayanan Publik Profesional dan Responsif di Desa Patukgawemulyo
Keywords:
Aparatur Desa, Pelayanan Prima, Participatory Action ResearchAbstract
Tata kelola pemerintahan desa yang kaku dan belum optimalnya pelayanan administrasi menjadi tantangan di Desa Patukgawemulyo, Kabupaten Kebumen. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan yang melibatkan 20 aparatur desa dan anggota BPD. Program ini mengimplementasikan metode Participatory Action Research (PAR) melalui lima tahapan: analisis kebutuhan, pelatihan regulasi, pendampingan penyusunan SOP, simulasi pelayanan, dan evaluasi. Hasil pengukuran pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan pada seluruh indikator. Lonjakan tertinggi terjadi pada penguasaan tata kelola keuangan berbasis Siskeudes (86,9%), diikuti perumusan SOP partisipatif (75,8%), administrasi digital (64,0%), pemahaman regulasi UU No. 3/2024 (55,4%), dan penerapan budaya pelayanan prima (46,7%). Selain penguatan sumber daya manusia, program ini berhasil menghasilkan luaran dokumen SOP yang langsung diimplementasikan. Pendekatan PAR terbukti efektif dalam mewujudkan birokrasi desa yang lebih profesional, akuntabel, dan responsive.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JANNAH: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





