Pencegahan KDRT melalui Psikoedukasi Hubungan Sehat, Komunikasi Asertif, dan Resolusi Konflik di Sekitar Instansi Mitra Kota Makassar
Keywords:
Hubungan Sehat, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Komunikasi Asertif, Psikoedukasi, Resolusi KonflikAbstract
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih menjadi persoalan yang memerlukan upaya pencegahan melalui penguatan pengetahuan dan keterampilan relasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan psikoedukasi mengenai hubungan sehat, komunikasi asertif, dan resolusi konflik sebagai bagian dari pencegahan KDRT. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka kepada 30 perempuan berusia 18–40 tahun melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, berbagi pengalaman, dan pembahasan kasus. Evaluasi dilakukan melalui wawancara dan diskusi pada akhir kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil evaluasi menunjukkan lima tema capaian, yaitu pengenalan bentuk KDRT, pemahaman mengenai hubungan sehat, komunikasi asertif, resolusi konflik konstruktif, serta kesadaran terhadap keselamatan dan akses bantuan. Kegiatan juga memberi ruang bagi peserta untuk merefleksikan materi dalam konteks relasi sehari-hari. Hasil tersebut menunjukkan capaian awal berupa penguatan literasi hubungan dan pemahaman peserta mengenai pencegahan KDRT, tetapi belum dapat digunakan untuk menyimpulkan perubahan perilaku atau penurunan kejadian KDRT.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JANNAH: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





