Implementasi Alat Pengolah Pupuk Kompos Berbasis IoT untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian di Desa Cepoko, Ngrayun, Ponorogo

Authors

  • Ismail Abdurrozzaq Universitas Muhammadiyah Ponorogo
  • Kuntang Winangun Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Keywords:

IoT, Kompos, Pertanian, Pengabdian Masyarakat, Desa Cepoko

Abstract

Desa Cepoko, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo memiliki potensi besar dalam pengolahan limbah organik untuk dijadikan pupuk kompos. Namun, proses pengomposan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan rendahnya efisiensi produksi, ketidakkonsistenan kualitas kompos, serta keterbatasan kemampuan petani dalam memantau parameter penting seperti suhu, kelembapan, dan waktu fermentasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui implementasi alat pengolah pupuk kompos berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu melakukan pemantauan dan pengendalian proses pengomposan secara otomatis dan real-time. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan alat IoT, pelatihan penggunaan perangkat, pendampingan operasional, serta evaluasi kinerja menggunakan pendekatan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi proses pengomposan sebesar 35%, konsistensi kualitas kompos yang lebih stabil, serta meningkatnya pemahaman petani terhadap teknologi IoT sebanyak 78% berdasarkan hasil evaluasi. Selain itu, sistem pemantauan berbasis IoT membantu mitra mengurangi kesalahan proses fermentasi dan mempercepat waktu produksi kompos. Kegiatan ini memberikan dampak signifikan terhadap kemandirian petani dalam pengolahan pupuk organik, sekaligus mendorong adopsi teknologi pertanian modern di Desa Cepoko.

Downloads

Published

2025-11-30