Journal of Public Health and Clinical Studies https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jphcs <p>Journal of Public Health and Clinical Studies adalah jurnal ilmiah yang memuat karya penelitian dan telaah kritis pada bidang kesehatan masyarakat dan ilmu klinis. Jurnal ini menjembatani bukti ilmiah dari ranah pelayanan komunitas hingga praktik klinik, dengan tujuan memperkuat pengambilan keputusan berbasis data di fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, dan kebijakan publik. Terbit berkala dengan proses telaah sejawat ketat, jurnal ini menerima naskah berbahasa Indonesia dan Inggris. Fokus dan ruang lingkup jurnal ini yaitu: 1) Kesehatan masyarakat: epidemiologi, promosi kesehatan, pencegahan penyakit, keselamatan dan kesehatan kerja. 2) Kebijakan dan manajemen kesehatan: pembiayaan, tata kelola, mutu layanan, implementasi program. 3) Kesehatan ibu dan anak serta kebidanan: asuhan kehamilan, persalinan, nifas, neonatal, kesehatan reproduksi. 4) Kedokteran klinik dan layanan primer: diagnosis, terapi, penatalaksanaan penyakit infeksi dan noninfeksi. 5) Gizi dan penyakit metabolik, penyakit menular dan penyakit tropis. 6) Metodologi dan analitik: biostatistika, data kesehatan, surveilans, evaluasi program. 7) Teknologi kesehatan terapan: telehealth, rekam medis elektronik, perangkat skrining. 8) Kesehatan lingkungan dan perubahan iklim, kesiapsiagaan bencana, determinan sosial kesehatan.</p> en-US Journal of Public Health and Clinical Studies Asuhan Keperawatan pada Pasien Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dengan Masalah Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Puskesmas Wagir https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jphcs/article/view/590 <p>Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian tinggi, termasuk di wilayah Puskesmas Wagir. Salah satu masalah utama pada pasien ISPA adalah bersihan jalan napas tidak efektif akibat peningkatan sekret. Tujuan untuk menganalisis pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien ISPA dengan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada tiga pasien dengan masalah tersebut, melalui tahapan pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi selama 3 hari. Hasil menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien setelah tiga hari intervensi, ditandai dengan batuk efektif, berkurangnya sekret, tidak adanya ronki, serta tanda vital dalam batas normal. Temuan ini menunjukkan bahwa asuhan keperawatan terstruktur mampu meningkatkan efektivitas bersihan jalan napas pada pasien ISPA. Disarankan pasien melanjutkan teknik batuk efektif secara mandiri di rumah, sementara tenaga kesehatan meningkatkan edukasi dan pemantauan agar keberhasilan terapi berkelanjutan.</p> Theresia Yanearis Inya Novita Dewi Copyright (c) 2026 Journal of Public Health and Clinical Studies 2026-06-01 2026-06-01 1 01 01 07 Asuhan Keperawatan pada Pasien Hipertensi dengan Masalah Keperawatan Resikoperfusi Miokard Tidak Efektif https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jphcs/article/view/588 <p>Angka kejadian hipertensi di Indonesia dari tahun ke tahun semakin tinggi.Faktor resiko yang dapat mempengaruhi peningkatan prevalensi hipertensi yaitu faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi seperti riwayat keluarga dengan hipertensi, jenis kelamin, usia, adanya penyakit seperti diabetes atau penyakit ginjal.Tujuan studi kasus iniuntuk mendeskripsikanasuhan keperawatan pada pasien hipertensi denganmasalahkeperawatanresiko perfusi miokard di desa Sidorahayu Kecamatan Wagir. Jumlah klien yang digunakan adalah sebanyak 3 orang yaitu: klien yang mengalami hipertensi. Desain studi kasus ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, pengamatan langsung, dan pengumpulan data menggunakan pengkajian pada pasien. Sebelum diberikan tindakan ditemukan bahwa ketiga pasien mengalamilemas, sakit kepala dan pucat danpeningkatan tekanan darah secara signikan. Sesudah diberikan intervensi maka pasien mengalami perubahan dimanaperubahan dimana pasien mengatakan sudah tidak merasa pusing, dan nyeri kepala, tekanan darah dalam batasan normal. Dengan demikian latihan relaksasiteknik relakasi dan pijat refleksi seringkali digunakan dalam manejemen stress yang ditujukan untuk menurunkan ketegangan pada otot-otot tubuh menjadi rileks, menurunkan tekanan darah, menurunkan nyeri dan memudahkan tidur. Bagi penulis selanjutnya diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dalam memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif pada penderita hipertensi.</p> Markus Wulla Male Novita Dewi Arie Jefry Ka’arayeno Copyright (c) 2026 Journal of Public Health and Clinical Studies 2026-06-01 2026-06-01 1 01 08 14 Gambaran Pemberian Oksigenasi dan Pengaturan Posisi Status Respirasi pada Bayi dengan Respiratory Distress Syndrome (RDS) https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jphcs/article/view/563 <p><em>Respiratory Distress Syndrome</em> (RDS) adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada bayi prematur, dengan prevalensi tinggi secara global maupun di Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran evidence-based mengenai efektivitas intervensi keperawatan, khususnya pemberian oksigen dan posisi semi-Fowler, dalam meningkatkan parameter respirasi bayi dengan RDS. Studi menggunakan desain deskriptif studi kasus pada tiga bayi selama tiga hari observasi, dengan pengumpulan data melalui pemantauan tanda klinis dan intervensi perawat.Dari hasil pengamatan menunjukkan pemberian oksigen dan posisi semi-Fowler 30–45° menghasilkan perbaikan klinis yang konsisten pada bayi dengan RDS. Disarankan untuk melakukan penelitian dengan design RCT di masa akan datang.</p> Aplianti Boba Mollu Feriana Ira Handian Copyright (c) 2026 Journal of Public Health and Clinical Studies 2026-06-01 2026-06-01 1 01 15 19 The Role of Family Companions for Beneficiary Families (KPM) of the Family Hope Program (PKH) in Overcoming Stunting in Toddlers https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jphcs/article/view/1352 <p>The purpose of this study is 1) to analyze the role of beneficiary family companions (KPM) of the Family Hope Program (PKH) in overcoming stunting toddlers in Sungai Talang Village, Lima Puluh Kota Regency, and 2) to find out the problems faced by beneficiary family companions (KPM) of the Family Hope Program (PKH) in overcoming stunting toddlers in Sungai Talang Village, Lima Puluh Kota Regency. The type of qualitative research is descriptive approach, the data sources used are primary data and secondary data. Informants in this study used purposive sampling. Data were collected by means of observation, interviews and documentation then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The Role of Family Companions of Beneficiary Families (KPM) of the Family Hope Program (PKH) in Overcoming Toddler Stunting in Sungai Talang Village, Lima Puluh Kota Regency: a) Educational Role. PKH Companions conduct school reviews about the importance of health and nutrition for toddlers and their mothers, b) facilitators, carried out at KPM with routine assistance, opening up space and time for PKH recipient families to be able to find out the complaints of fostered participants and PKH companions provide support to pregnant women to check their health both at Posyandu and at the Community Health Center, and c) Assistance role. Coordinate with Cadres, Jorong, Village Heads and Village Midwives regarding PKH recipients.</p> Venny Siska Sari Nova Copyright (c) 2026 Journal of Public Health and Clinical Studies 2026-06-01 2026-06-01 1 01 20 25 Public Opinion Analysis on Free Nutritious Food through Random Forest-Based Sentiment Classification https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jphcs/article/view/1353 <p>The Free Nutritious Meal Program is a social policy aimed at improving public access to nutritious food, particularly for vulnerable groups. The implementation of this program has generated various public responses that are widely expressed on social media. These opinions can serve as valuable information to understand public acceptance of the policy. This study aims to analyze public opinion toward the Free Nutritious Meal Program through sentiment classification using the Random Forest algorithm. The dataset consists of 1,000 Indonesian-language comments collected from social media and categorized into positive, negative, and neutral sentiments. The research stages include data collection, labeling, text preprocessing, feature extraction using TF-IDF, data splitting, Random Forest classification, and model evaluation. The results show that Random Forest can effectively classify public opinion by combining multiple decision trees to produce more stable predictions than a single-tree model. The model achieved an accuracy of 94%, precision of 0.93, recall of 0.92, and F1-score of 0.92. These findings indicate that Random Forest is a relevant method for sentiment analysis of public policy based on social media data.</p> Desmawati Zebua Rivalri Kristianto Hondro Mawati Zalukhu Copyright (c) 2026 Journal of Public Health and Clinical Studies 2026-06-01 2026-06-01 1 01 26 30