https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/issue/feed Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner 2026-01-29T02:51:15+00:00 Open Journal Systems <p>Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner (JPIM) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pemberdayaan. Jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan penggiat pengabdian untuk berbagi pengalaman, model, solusi, serta dampak nyata dari berbagai bidang keilmuan. Sebagai jurnal multidisipliner, JPIM membuka kesempatan publikasi untuk semua bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi informasi, sosial-humaniora, kesehatan, ekonomi, hukum, pertanian, lingkungan, serta disiplin lain yang relevan dengan upaya pemberdayaan masyarakat. Setiap artikel yang dipublikasikan diharapkan menghadirkan inovasi, metode pelaksanaan yang jelas, serta bukti manfaat yang dapat menjadi referensi bagi pelaksanaan PkM di berbagai daerah. JPIM berkomitmen untuk menjaga kualitas ilmiah, orisinilitas, dan relevansi setiap karya melalui proses peer-review yang ketat dan objektif. Jurnal ini diterbitkan secara berkala untuk mendukung penyebarluasan hasil pengabdian yang dapat diterapkan, direplikasi, dan dikembangkan oleh masyarakat luas maupun pemangku kepentingan. Dengan publikasi karya ilmiah berbasis PkM, JPIM hadir sebagai sarana kolaborasi dan pertukaran gagasan untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya, produktif, dan berkelanjutan.</p> https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/884 Pelatihan Empati melalui Cerita Reflektif dan Dialog Bermakna di SDN 24 Koto XI Tarusan Pesisir Selatan 2026-01-29T02:26:06+00:00 Rila Rahma Mulyani rila.psikologi@gmail.com Besti Nora Dwi Putri bestinora2187@gmail.com Fista Yanti fista@gmail.com Anggella Puspita Sari anggella@gmail.com <p>Pengembangan empati merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan sosial-emosional peserta didik sekolah dasar. Namun, hasil observasi di SDN 24 Koto XI Tarusan menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih memiliki keterbatasan dalam memahami dan merespons perasaan orang lain, yang tercermin dalam perilaku kurang peduli, konflik antarteman, serta rendahnya kemampuan mengidentifikasi emosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan empati siswa melalui pelatihan berbasis cerita reflektif dan dialog bermakna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan <em>experiential learning</em> dan <em>social emotional learning</em> yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan melibatkan siswa dan guru dengan media modul cerita reflektif, kartu emosi, serta dialog kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman emosi dan perilaku empatik siswa, ditandai dengan meningkatnya kepedulian terhadap teman, kemampuan mengekspresikan perasaan, serta berkurangnya konflik sosial. Selain itu, guru memperoleh keterampilan baru dalam mengintegrasikan pembelajaran sosial-emosional di kelas. Kegiatan ini disimpulkan efektif dalam mendukung pengembangan empati siswa dan menciptakan iklim sekolah yang lebih positif dan harmonis.</p> 2026-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Rila Rahma Mulyani, Besti Nora Dwi Putri, Fista Yanti, Anggella Puspita Sari https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/885 Pendampingan Kapasitas Produksi dan Pemasaran Digital bagi Pelaku UMKM Disabilitas di Padang Panjang 2026-01-29T02:47:19+00:00 Muhamad Ilham ilham@isi.ac.id Khairul Zikri khairul@gmail.com <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kondisi riil penyandang disabilitas di Kota Padang Panjang yang memiliki potensi wirausaha namun terhambat oleh keterbatasan akses terhadap teknologi digital dan pendampingan usaha yang inklusif. Masalah utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya daya saing produk UMKM disabilitas serta minimnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran efektif. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk memberikan penguatan kapasitas produksi dan literasi pemasaran digital bagi anggota DPC PPDI Padang Panjang guna mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui skema kemitraan strategis dengan Rumah BUMN, yang meliputi tahap sosialisasi, pelatihan partisipatif (workshop), praktik langsung desain konten kreatif menggunakan aplikasi Canva, serta pendampingan intensif manajemen kewirausahaan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya transformasi signifikan pada keterampilan teknis peserta, di mana para pelaku UMKM disabilitas kini mampu memproduksi materi promosi visual yang menarik secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini berhasil memicu motivasi kewirausahaan yang tinggi bagi 22 juta jiwa representasi disabilitas melalui langkah nyata di tingkat lokal. Dampak jangka panjang dari pengabdian ini adalah terciptanya ekosistem ekonomi inklusif di Padang Panjang, di mana hambatan fisik tidak lagi menjadi penghalang untuk mengakses pasar digital. Sinergi antara organisasi disabilitas dan institusi pembina seperti Rumah BUMN terbukti menjadi model pemberdayaan yang efektif dalam menjembatani kesenjangan ekonomi. Peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga akses jejaring yang memungkinkan produk UMKM disabilitas naik kelas dan diakui oleh masyarakat luas sebagai unit usaha yang profesional dan kompetitif.</p> 2026-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Muhamad Ilham, Khairul Zikri https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/887 Pelatihan “Regulasi Emosi pada Anak Usia Dini” melalui Metode Emotional Play-Based Learning untuk Mengurangi Perilaku Temper Tantrum di RA Hidayatul Islamiyah 2026-01-29T02:48:42+00:00 Ulya Ainur Rofi’ah ainurrofiahulya@gmail.com Ahmad Ainun Najib ahmadainun@gmail.com <p>Permasalahan regulasi emosi pada anak usia dini masih menjadi tantangan serius dalam praktik pendidikan PAUD, khususnya ketika anak menunjukkan perilaku temper tantrum, agresivitas, dan kesulitan mengendalikan emosi. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam memahami dan mendampingi perkembangan sosial-emosional anak secara tepat dan berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan guru RA Hidayatul Islamiyah dalam melakukan penguatan regulasi emosi anak usia dini melalui penerapan <em>Emotional Play-Based Learning</em>. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan yang berfokus pada pengenalan konsep regulasi emosi serta praktik langsung permainan edukatif berbasis emosi yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepekaan guru dalam merespons perilaku emosional anak, serta kemampuan merancang dan menerapkan aktivitas bermain yang membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosinya secara lebih adaptif. Dampak kegiatan terlihat dari menurunnya intensitas perilaku temper tantrum serta terciptanya iklim pembelajaran yang lebih aman, nyaman, dan suportif secara emosional. Kegiatan PKM ini berkontribusi dalam memperkuat peran guru sebagai fasilitator perkembangan psikologis anak dan mendorong terwujudnya praktik pembelajaran PAUD yang humanis dan ramah emosi.</p> 2026-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ulya Ainur Rofi’ah, Ahmad Ainun Najib https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/889 Tantangan dan Inovasi Guru SMA dalam Mengembangkan Nalar Kritis Siswa melalui Pendekatan Deep Learning pada Kurikulum Merdeka di Yogyakarta 2026-01-29T02:49:49+00:00 Diah Arini diaharini.2025@student.uny.ac.id Finna Wijayanti finnawijayanti.2022@student.uny.ac.id Nisa ‘Urrahmah Nisaurrahmah.2025@student.uny.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan dan inovasi guru SMA dalam mengembangkan nalar kritis siswa melalui pembelajaran kreatif berbasis pendekatan <em>deep learning</em> pada implementasi Kurikulum Merdeka di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan pada lima SMA negeri yang mewakili setiap kabupaten/kota di Yogyakarta. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan guru yang telah menerapkan strategi pembelajaran berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai strategi pembelajaran kreatif seperti proyek kontekstual, studi kasus, diskusi terstruktur, penggunaan media digital dan pengembangan LKPD berbasis HOTS. Strategi tersebut terbukti mendorong keterlibatan siswa dalam aktivitas analitis, evaluatif dan reflektif. Namun, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya kesiapan guru terhadap perubahan kurikulum, perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan waktu, fasilitas dan kendala teknologi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru mengembangkan inovasi seperti integrasi teknologi secara bertahap, proyek berbasis bahan sederhana, metode pembelajaran menyenangkan, diferensiasi pembelajaran, serta pemanfaatan pelatihan mandiri melalui Ruang GTK. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kreativitas pedagogis dan kemampuan adaptif guru menjadi kunci dalam mengoptimalkan pembelajaran mendalam dan pengembangan nalar kritis siswa pada Kurikulum Merdeka.</p> 2026-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Diah Arini, Finna Wijayanti, Nisa ‘Urrahmah https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/890 Pendampingan Penanggulangan Stunting melalui Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-Asi) Berbasis Inovasi Lokal di Desa Larangan Tokol 2026-01-29T02:51:15+00:00 Shinta Oktafiana oktafianashinta@iainmadura.ac.id Sahrul Romadhon sahrul@gmail.com Achmad Muzammil Alfan Nasrullah achmad@gmail.com Salman Al-walidi salman@gmail.com Muhammad Hadiatur Rahman muhammadhadiatur@gmail.com Faraniena Yunaeni Risdiana faraniena@gmail.com <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan pemahaman ibu-ibu posyandu terhadap pentingnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) bergizi seimbang berbasis bahan pangan lokal. Berdasarkan hasil identifikasi awal, sebagian besar ibu di wilayah kegiatan masih memberikan MPASI yang bersifat instan, praktis, dan tinggi bahan tambahan seperti bubur instan, nugget, sosis, dan biskuit manis. Kebiasaan tersebut menyebabkan anak-anak lebih sering mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM) dan kesulitan memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Melalui pendekatan partisipatif, tim pengabdi bekerja sama dengan Ketua RT, kader Posyandu Puspita, dan bidan desa untuk menyusun strategi pencegahan stunting berbasis edukasi gizi. Kegiatan meliputi penimbangan balita, konsultasi kesehatan, penyampaian materi oleh ahli gizi, diskusi interaktif, serta refleksi bersama peserta. Pemateri memaparkan prinsip gizi seimbang dan memperkenalkan berbagai bahan lokal bergizi tinggi seperti ikan kembung, daun kelor, santan, tahu, tempe, telur, hati ayam, dan ikan teri yang mudah diperoleh di sekitar Pamekasan. Dalam sesi refleksi, ibu-ibu saling berbagi pengalaman mengenai anak GTM dan bersama-sama menemukan solusi, seperti membiarkan anak merasakan lapar alami tanpa pemberian camilan ringan serta menyusun daftar bahan pangan bergizi sesuai pedoman Kementerian Kesehatan. Hasil refleksi juga menghasilkan kesepakatan untuk menunjuk kader posyandu sebagai penyusun panduan kebutuhan gizi anak yang kemudian dibagikan melalui grup WhatsApp sebagai media edukasi lanjutan. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan keterampilan ibu-ibu dalam menyediakan MPASI bergizi berbahan lokal. Selain memperkuat kapasitas kader posyandu, kegiatan ini juga mendorong terbangunnya komitmen bersama antara masyarakat dan tenaga kesehatan dalam mewujudkan upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan keluarga dan pemanfaatan potensi pangan lokal.</p> 2026-01-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Shinta Oktafiana, Sahrul Romadhon, Achmad Muzammil Alfan Nasrullah, Salman Al-walidi, Muhammad Hadiatur Rahman, Faraniena Yunaeni Risdiana