https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/issue/feed Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner 2026-04-30T00:00:00+00:00 Norenta Sitohang, M.Pd jpim75655@gmail.com Open Journal Systems <p>Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner (JPIM) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pemberdayaan. Jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan penggiat pengabdian untuk berbagi pengalaman, model, solusi, serta dampak nyata dari berbagai bidang keilmuan. Sebagai jurnal multidisipliner, JPIM membuka kesempatan publikasi untuk semua bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi informasi, sosial-humaniora, kesehatan, ekonomi, hukum, pertanian, lingkungan, serta disiplin lain yang relevan dengan upaya pemberdayaan masyarakat. Setiap artikel yang dipublikasikan diharapkan menghadirkan inovasi, metode pelaksanaan yang jelas, serta bukti manfaat yang dapat menjadi referensi bagi pelaksanaan PkM di berbagai daerah. JPIM berkomitmen untuk menjaga kualitas ilmiah, orisinilitas, dan relevansi setiap karya melalui proses peer-review yang ketat dan objektif. Jurnal ini diterbitkan secara berkala untuk mendukung penyebarluasan hasil pengabdian yang dapat diterapkan, direplikasi, dan dikembangkan oleh masyarakat luas maupun pemangku kepentingan. Dengan publikasi karya ilmiah berbasis PkM, JPIM hadir sebagai sarana kolaborasi dan pertukaran gagasan untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya, produktif, dan berkelanjutan.</p> https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/918 Penguatan Moderasi Beragama Mahasiswa Melalui Pendekatan Living Values Education (LVE) di UIN Sultan Syarif Kasim Riau 2026-03-10T09:29:58+00:00 Imron Rosidi imronrosidi@gmail.com <p>Mahasiswa merupakan kelompok sosial yang rentan terhadap paham keagamaan yang intoleran. Untuk mendorong penguatan pemahaman mahasiswa yang lebih moderat di kalangan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau, pendekatan <em>Living Values Education</em> digunakan. Pengabdian ini dilaksanakan terhadap mahasiswa UIN Suska Riau Kota Pekanbaru Riau. 35 mahasiswa UIN Suska Riau dari Program Studi Manajemen Dakwah yang terpilih menjadi responden sekaligus sebagai peserta dalam proses pengabdian ini. Pengabdian ini menunjukkan secara jelas bahwa moderasi beragama dapat dijelaskan sekaligus diinternalisasikan melalui pendekatan <em>Living Values Education</em> (LVE) dengan peningkatan rata-rata di atas 20%. LVE memandang manusia sebagai subjek yang memiliki potensi nilai-nilai dasar, sementara peran orang dewasa, dalam hal ini tim pengabdi, adalah memfasilitasi muncul dan terwujudnya nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, generasi yang dihasilkan tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga perilaku yang santun dan berkarakter.</p> 2026-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Imron Rosidi https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/953 Optimalisasi Peran Pengajar Farmasi melalui Edukasi Implementasi Pelayanan Kefarmasian dalam Rangka Persiapan Kompetensi 2026-03-10T09:24:16+00:00 Fendy Prasetyawan fendy.pra@gmail.com Yuneka Saristiana yuneka@unik-kediri.ac.id M Wahyu Ariawan wahyu@gmail.com Ratna Mildawati ratnamildawati@gmail.com <p>Pelayanan kefarmasian merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan yang menuntut tenaga kefarmasian memiliki kompetensi profesional yang memadai. Tenaga pengajar farmasi memiliki peran strategis dalam membentuk kompetensi mahasiswa sehingga perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai implementasi pelayanan kefarmasian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pengajar farmasi melalui kegiatan edukasi mengenai implementasi pelayanan kefarmasian. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2026 di Gedung Adipadma II Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri dalam rangka acara briefing komponen pelaksanaan Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) Apoteker dengan jumlah peserta sebanyak 12 tenaga pengajar farmasi dari Universitas Kadiri dan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 62,50 pada <em>pre-test</em> menjadi 85,42 pada <em>post-test</em> dengan nilai <em>N-Gain</em> sebesar 0,61 yang termasuk dalam kategori efektivitas sedang hingga tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi yang dilaksanakan mampu meningkatkan pemahaman tenaga pengajar farmasi secara signifikan mengenai konsep dan implementasi pelayanan kefarmasian. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga pengajar farmasi sehingga mampu mengintegrasikan konsep pelayanan kefarmasian dalam proses pembelajaran dan mendukung terbentuknya tenaga kefarmasian yang profesional.</p> 2026-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Fendy Prasetyawan, Yuneka Saristiana, M Wahyu Ariawan, Ratna Mildawati https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/954 Workshop Pemanfaatan Kecerdasan Buatan bagi Guru Sekolah Dasar di SD Negeri Bokem untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran 2026-03-10T09:33:09+00:00 Ratna Purwanty ratnapurwanty@unmus.ac.id Dian Mayasari mayasari_fkip@unmus.ac.id Rudolfus Ruma Bay rbay@unmus.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital terkhusus kecerdasan buatan memberikan sebuah terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Namun, dalam praktiknya masih banyak guru yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai bagian dari strategi pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi secara efektif, kreatif, dan pedagogis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan guru Sekolah Dasar dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop dan pendampingan yang berfokus pada pengenalan konsep dasar kecerdasan buatan, pemanfaatan berbagai aplikasi AI dalam perencanaan pembelajaran, pembuatan bahan ajar, serta pengembangan media pembelajaran yang menarik dan adaptif. Kegiatan ini menghasilkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu pembelajaran. Guru juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam merancang materi ajar, membuat soal, serta mengembangkan aktivitas pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru sebesar 35% berdasarkan skor <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>, serta berhasil dihasilkannya 10 modul ajar berbasis AI. Dampak positif dari kegiatan ini terlihat jelas melalui meningkatnya kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kegiatan pembelajaran, sehingga proses belajar-mengajar menjadi lebih efektif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kompetensi digital guru serta mendorong terciptanya praktik pembelajaran yang inovatif dan berkualitas di sekolah dasar.</p> 2026-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Ratna Purwanty, Dian Mayasari, Rudolfus Ruma Bay https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/962 Pemberdayaan Masyarakat melalui Diversifikasi Produk Abon Ikan dan Inovasi Pengemasan di Ohoi Denwet, Maluku Tenggara 2026-04-12T03:36:15+00:00 Lidya Supit lidyasupit31@gmail.com Shahrul Aditya syahrul3641@gmail.com Nurhayati Bugis nurhayatibugis76@gmail.com A.Kachsyfur Djasim Ilyas Paenrongi fifieras@gmail.com Nadira Fakoubun nadirafakoubun@gmail.com <p>Ohoi Denwet merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup melimpah, namun pemanfaatannya oleh masyarakat masih didominasi oleh penjualan ikan dalam bentuk segar sehingga nilai tambah produk belum optimal. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk olahan ikan serta teknik pengemasan yang masih sederhana menjadi salah satu kendala dalam pengembangan usaha pengolahan hasil perikanan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah serta meningkatkan kemampuan dalam pengemasan produk yang higienis dan menarik. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi mengenai diversifikasi produk perikanan, pelatihan, pembuatan abon ikan serta pelatihan teknik pengemasan produk. Peserta kegiatan adalah masyarakat Ohoi denwet yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayanan dan pelaku usaha pengolahan hasil perikanan skala rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan menjadi abon ikan serta pemahaman mengenai teknik pengemasan produk yang lebih higienis dan menarik. Secara kuantitatif peningkatan pengetahuan peserta berdasarkan hasil <em>pre-test</em> mengalami kenaikan 40% menjadi 80%. Selain itu peserta mampu memproduksi abon ikan secara mandiri selama pelatihan. Namun demikian pada tahap awal kegiatan, sebagai peningkatan pengetahuan masih bersifat kualitatif umum sehingga diperlukan pengukuran yang lebih rinci dan berkelanjutan untuk memperoleh data yang lebih presisi. Kegiatan ini diharapakan dapat meningkatkan nilai tambah produk perikanan serta membuka peluang usaha berbasis potensi lokal bagi masyarakat.</p> 2026-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Lidya Supit, Shahrul Aditya, Nurhayati Bugis, A.Kachsyfur Djasim Ilyas Paenrongi, Nadira Fakoubun https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/957 Edukasi Literasi Keuangan Digital bagi Pelajar SMKN 1 Jrengik sebagai Upaya Pencegahan Risiko Keuangan di Era Digital 2026-04-12T03:31:30+00:00 Faisol Faisol faisol210591@gmail.com Wahyu Liana wahyu@gmail.com <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelajar SMKN 1 Jrengik mengenai pentingnya literasi keuangan digital dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah perkembangan teknologi pada era digital. Pendekatan edukatif dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan penyampaian materi secara sistematis mengenai konsep dasar literasi keuangan, pengenalan layanan keuangan digital. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan digital yang dilaksanakan mampu meningkatkan pemahaman dan kesadaran pelajar dalam mengelola keuangan secara bijak di era digital. Hal ini didukung oleh hasil evaluasi <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator, yaitu pemahaman literasi keuangan dasar dari 55% menjadi 82%, pengetahuan layanan keuangan digital dari 60% menjadi 85%, serta kesadaran terhadap risiko keuangan digital dari 50% menjadi 80%, dengan rata-rata peningkatan keseluruhan sebesar 27%. Selain itu, melalui metode edukatif yang interaktif, siswa tidak hanya memahami konsep dasar dan manfaat layanan keuangan digital, tetapi juga mampu mengenali risiko serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan bersikap kritis terhadap informasi keuangan. Dengan demikian, kegiatan edukasi literasi keuangan digital ini diharapkan dapat membentuk perilaku keuangan yang lebih bertanggung jawab pada generasi muda serta membantu mereka dalam memanfaatkan perkembangan teknologi keuangan secara positif dan terhindar dari berbagai risiko keuangan di era digital.</p> 2026-04-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Faisol Faisol, Wahyu Liana