Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim <p>Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner (JPIM) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pemberdayaan. Jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan penggiat pengabdian untuk berbagi pengalaman, model, solusi, serta dampak nyata dari berbagai bidang keilmuan. Sebagai jurnal multidisipliner, JPIM membuka kesempatan publikasi untuk semua bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi informasi, sosial-humaniora, kesehatan, ekonomi, hukum, pertanian, lingkungan, serta disiplin lain yang relevan dengan upaya pemberdayaan masyarakat. Setiap artikel yang dipublikasikan diharapkan menghadirkan inovasi, metode pelaksanaan yang jelas, serta bukti manfaat yang dapat menjadi referensi bagi pelaksanaan PkM di berbagai daerah. JPIM berkomitmen untuk menjaga kualitas ilmiah, orisinilitas, dan relevansi setiap karya melalui proses peer-review yang ketat dan objektif. Jurnal ini diterbitkan secara berkala untuk mendukung penyebarluasan hasil pengabdian yang dapat diterapkan, direplikasi, dan dikembangkan oleh masyarakat luas maupun pemangku kepentingan. Dengan publikasi karya ilmiah berbasis PkM, JPIM hadir sebagai sarana kolaborasi dan pertukaran gagasan untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya, produktif, dan berkelanjutan.</p> en-US jpim75655@gmail.com (Norenta Sitohang, M.Pd) mifandimandiridigital@gmail.com (PT. Mifandi Mandiri Digital) Thu, 05 Nov 2026 10:24:07 +0000 OJS 3.3.0.9 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pemberdayaan Guru melalui Liveworksheets: Pelatihan Pengembangan Lembar Kerja Interaktif di SMAN 2 Sungai Penuh https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1026 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik digital guru melalui pelatihan berbasis <em>Participatory Action Research</em> (PAR) satu hari tentang pengembangan LKPD interaktif menggunakan <em>platform</em> <em>Liveworksheets</em> di SMAN 2 Sungai Penuh. Program ini melibatkan 25 guru dari berbagai mata pelajaran dan dilaksanakan dengan pendekatan praktik langsung, kolaborasi, dan refleksi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, dengan rata-rata nilai <em>post-test</em> (86,3%) meningkat sebesar 28,7 poin dibandingkan <em>pre-test</em> (57,6%). Peningkatan tertinggi terjadi pada kemampuan merancang LKPD interaktif (+32,2%), diikuti dengan penggunaan <em>Learning Management System</em> (+31,0%). Data refleksi kualitatif menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri, kreativitas, dan keterlibatan guru, serta penguatan kolaborasi melalui pembelajaran sejawat. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan singkat yang dirancang secara partisipatif dan berbasis praktik mampu menghasilkan transformasi pedagogik yang bermakna serta meningkatkan literasi digital guru. Kegiatan ini juga menghasilkan terbentuknya Komunitas Guru EdTech SMAN 2 Sungai Penuh sebagai langkah awal menuju ekosistem pembelajaran digital berkelanjutan yang sejalan dengan visi Kurikulum Merdeka.</p> Arum Gati Ningsih, Anwar Sanusi, Rahmawati Rahmawati, Ady Muh. Zainul Mustofa, Priyanto Priyanto Copyright (c) 2026 Arum Gati Ningsih, Anwar Sanusi, Rahmawati Rahmawati, Ady Muh. Zainul Mustofa, Priyanto Priyanto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1026 Fri, 30 Oct 2026 00:00:00 +0000 Penerapan Program Konseling Manajemen Stres melalui Pendampingan bagi Kelompok Tani untuk Meningkatkan Keterampilan Coping dan Resiliensi Psikologis Petani https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1626 <p>Petani menghadapi berbagai tekanan psikologis akibat ketidakpastian hasil panen, perubahan kondisi cuaca, fluktuasi harga komoditas, serta keterbatasan sumber daya yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan kemampuan beradaptasi. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan keterampilan pengelolaan stres dan resiliensi psikologis petani melalui intervensi yang terarah dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan menerapkan program konseling manajemen stres melalui pendampingan bagi kelompok tani untuk meningkatkan keterampilan <em>coping</em> dan resiliensi psikologis petani dalam menghadapi tekanan pekerjaan dan tantangan kehidupan pertanian. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan psikologis mitra, pengukuran awal, pemberian psikoedukasi mengenai stres dan strategi <em>coping</em> adaptif, serta pendampingan konseling yang berfokus pada pengenalan sumber stres, pengelolaan emosi, relaksasi, pemecahan masalah, dan penguatan dukungan sosial. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan, observasi keterlibatan peserta, serta refleksi terhadap penerapan strategi pengelolaan stres dalam kehidupan sehari-hari. Program ini diharapkan meningkatkan pengetahuan petani mengenai manajemen stres, keterampilan menggunakan strategi <em>coping</em> adaptif, dan kemampuan menghadapi tekanan secara lebih positif. Selain itu, pendampingan diharapkan memperkuat resiliensi psikologis petani dalam menghadapi ketidakpastian dan perubahan kondisi pertanian. Penerapan program ini direkomendasikan sebagai upaya pemberdayaan psikologis kelompok tani yang berkelanjutan melalui kolaborasi antara pendamping, kelompok tani, dan pemangku kepentingan terkait.</p> Zuyina Luklukaningsih, Dwi Wahyuni Uningowati, Diana Leli Indratno Copyright (c) 2026 Zuyina Luklukaningsih, Dwi Wahyuni Uningowati, Diana Leli Indratno https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1626 Fri, 30 Oct 2026 00:00:00 +0000 Pendampingan Branding dan Pemasaran Digital UMKM Madu untuk Meningkatkan Penjualan di Desa Karanganyar https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1558 <p>Desa Karanganyar di Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara, memiliki potensi besar untuk pengembangan produk madu berkualitas tinggi. Potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan dalam pengembangan identitas merek, kemasan yang sederhana, serta minimnya penerapan pemasaran digital. Sebelumnya, penjualan hanya mengandalkan metode konvensional dengan jangkauan pasar yang terbatas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan membantu UMKM penghasil madu dalam memperkuat branding, memperbaiki kemasan, dan mengoptimalkan pemasaran digital guna meningkatkan penjualan serta menjamin keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan mencakup diskusi kelompok, tutorial, dan pendampingan langsung yang bersifat partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha, terciptanya nama merek Itamakara dan desain kemasan baru, pembentukan akun media sosial dan toko online, serta meningkatnya kepercayaan diri pelaku usaha dalam memasarkan produk secara lebih luas. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan terintegrasi ini mampu mengatasi tantangan pemasaran, membuka peluang pasar baru, dan meletakkan dasar bagi pengembangan bisnis madu yang lebih kompetitif.</p> Pamungkas Stiya Mulyani, Arsandi Taradipa Dewi, Fatma Kumala Sari, Muhammad Jembar Tahta Aenulloh, Khamaliyah Vinanta, Naufa Alfaini Cahyasaputra, Muhammad Zidan, Khasan Masrukhin, Anik Zuhriah Firdausi, Azki Akmalia, Ninawati Ninawati, Hallamudin Hallamudin, Adina Dhani Rahayu, Khamada Mujahid Nur Rulloh, Ibrahim Bintang Sawijaya Copyright (c) 2026 Pamungkas Stiya Mulyani, Arsandi Taradipa Dewi, Fatma Kumala Sari, Muhammad Jembar Tahta Aenulloh, Khamaliyah Vinanta, Naufa Alfaini Cahyasaputra, Muhammad Zidan, Khasan Masrukhin, Anik Zuhriah Firdausi, Azki Akmalia, Ninawati Ninawati, Hallamudin Hallamudin, Adina Dhani Rahayu, Khamada Mujahid Nur Rulloh, Ibrahim Bintang Sawijaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1558 Fri, 30 Oct 2026 00:00:00 +0000 Penguatan Kompetensi Komunikasi Lisan melalui Pelatihan Public Speaking Berbasis Retorika Bahasa Indonesia bagi Siswa SMA Negeri 8 Kerinci https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1366 <p>Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan <em>public speaking</em> dan kepercayaan diri siswa SMA Negeri 8 Kerinci melalui pelatihan berbasis retorika Bahasa Indonesia. Permasalahan utama yang dihadapi siswa adalah rendahnya keberanian berbicara di depan umum, kurangnya penguasaan teknik berbicara yang efektif, serta minimnya pemahaman mengenai prinsip retorika dalam komunikasi lisan. Selain itu, pembelajaran berbicara di sekolah masih cenderung teoretis sehingga siswa jarang memperoleh kesempatan untuk berlatih secara kontekstual. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif dengan metode pelatihan, praktik, simulasi, serta evaluasi. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan, penyampaian materi, praktik <em>public speaking</em>, dan refleksi hasil kegiatan. Materi pelatihan mencakup konsep dasar <em>public speaking</em>, prinsip retorika <em>ethos</em>, <em>pathos</em>, dan <em>logos</em>, teknik membuka dan menutup pembicaraan, penggunaan diksi, intonasi, artikulasi, serta bahasa tubuh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep <em>public speaking</em> dan retorika Bahasa Indonesia. Selain itu, siswa mulai mampu menyampaikan gagasan secara lebih terstruktur, komunikatif, dan percaya diri. Perubahan positif juga terlihat dari keberanian siswa tampil di depan umum, penggunaan bahasa yang lebih efektif, serta peningkatan kontak mata dan ekspresi saat berbicara. Temuan ini diperkuat oleh hasil observasi dan angket kepercayaan diri yang menunjukkan perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan <em>public speaking</em> berbasis retorika Bahasa Indonesia efektif dalam meningkatkan kompetensi komunikasi lisan siswa SMA. Selain memberikan manfaat bagi siswa, kegiatan ini juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam pelaksanaan tridarma, khususnya pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan dan literasi komunikasi.</p> Nelvia Susmita, Yoga Karmizi, Nandia Pitri, Suci Maiza, Mufida Maryamah Gustia Copyright (c) 2026 Nelvia Susmita, Yoga Karmizi, Nandia Pitri, Suci Maiza, Mufida Maryamah Gustia https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1366 Fri, 30 Oct 2026 00:00:00 +0000 Pendampingan Pengembangan Identitas Produk dan Konten Pemasaran pada UMKM Era Berkah Jaya https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1562 <p>UMKM Era Berkah Jaya merupakan salah satu usaha yang berada di Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang yang masih membutuhkan pengembangan pada aspek identitas produk dan pemasaran. Berdasarkan hasil identifikasi awal, ditemukan kebutuhan penguatan branding produk, khususnya berupa identitas yang dapat digunakan pada produk, serta kebutuhan pengembangan konten pemasaran. Kegiatan ini bertujuan untuk mendampingi UMKM Era Berkah Jaya dalam mengembangkan identitas produk dan konten pemasaran sesuai dengan kebutuhan serta karakter usaha. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui wawancara, observasi, diskusi, pengembangan, revisi, produksi konten, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga kali pendampingan pada 6, 16, dan 25 Juli 2026 dengan melibatkan empat orang anggota tim KKN dan pemilik UMKM sebagai mitra kegiatan. Hasil pendampingan menunjukkan adanya pengembangan identitas visual melalui pembuatan maskot berdasarkan identitas visual yang telah dimiliki UMKM serta pengembangan konten pemasaran berdasarkan hasil diskusi dengan pemilik. Dalam proses pengembangan, dilakukan revisi terhadap rancangan setelah pemilik memberikan masukan agar hasil yang dibuat tidak terlalu mengubah identitas yang telah dimiliki sebelumnya. Evaluasi menunjukkan bahwa pemilik UMKM memberikan tanggapan positif dan merasa terbantu dengan kegiatan pendampingan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dapat membantu proses pengembangan identitas produk dan konten pemasaran dengan tetap mempertahankan karakter usaha serta mempertimbangkan kebutuhan dan masukan dari pemilik UMKM.</p> Wenny Mamilianti, Musyaffa' Khoirul Wildan, Elok Afriza Amelia, Novan Dwi Ramadan, Siti Zulaikha Copyright (c) 2026 Wenny Mamilianti, Musyaffa' Khoirul Wildan, Elok Afriza Amelia, Novan Dwi Ramadan, Siti Zulaikha https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1562 Fri, 30 Oct 2026 00:00:00 +0000 Pemberdayaan Hak Warga Binaan Wanita melalui Sosialisasi Pendidikan Karakter di Rutan Pondok Bambu https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1532 <p>Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan karakter merupakan proses dalam membangun akan kemampuan dan kemandirian dari warga masyarakat itu sendiri agar dapat menjadi seorang yang bersifat utama dan juga dalam memulihkan atau memperbaiki akan suatu kualitas hidup dari hidupnya Rutan pondok bambu merupakan mitra yang bekerjasama untuk memberikan pemahaman warga binaan wanita terkait pendidikan karakter yang kurang memadai. Di mana TIM Pengabdi sebelum dan sesudah melaksanakan sosialisasi menyebarkan <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> yang tujuannya untuk mengetahui apakah warga binaan sudah memahami dan mengetahui akan hak-haknya terkait pendidikan karakter selama berada di rutan. Masalah mitra kurangnya akan nilai dan moral serta tanggung jawab, pelaksanaan dari pembinaan mengalami keterbatasan serta stigma sosial dan kesiapan kembali ke masyarakat. Tujuannya pembiasaan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, empati, pengendalian diri, dan kesiapan kembali ke masyarakat. Pelaksanaan kegiatan di laksanakan dalam 1 (satu) hari dari jam 10.00-12.00 WIB, dan periode dari pelaksaan kegiatan ini dalam 1 (semester) dilaksanakan 1 (satu) kali dalam kegiatan yang dilksanakannya dengan jumlah peserta sekita 10 warga binaan wanita. Tahapan dari kegiatan melalui 3 (tiga) tahap yaitu tahap persiapan (perencanaan) dan tahap pelaksanaan yang merupakan inti dari kegiatan yang terlaksana dan tahap terakhir merupakan tahap evalusi dan pelaporan setelah kegiatan selesai. Setelah dilaksanakan sosialisasi maka warga binaan sudah mengetahui dan memahami akan haknya dalam pendidikan karakter, sehingga pelatihan akan keterampilan sosial dan emosional dan kolaborasi dengan mitra pembinaan harus selalu bekerjasama dan mendukung dalam memberikan pemberdayaan akan penguatan akan haknya warga binaan.</p> Fransiska Novita Eleanora; Reni Masrida, Wahyu Kartika, Helena Sitorus, Ardhana Ulfa Azis Copyright (c) 2026 Fransiska Novita Eleanora; Reni Masrida, Wahyu Kartika, Helena Sitorus, Ardhana Ulfa Azis https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1532 Fri, 30 Oct 2026 00:00:00 +0000