Membangun Budaya Komunikasi Digital yang Beretika pada Warga Kelurahan Babat Jerawat

Authors

  • Dinda Bhawika Wimala Pastika Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Surabaya
  • Miko Aditiya Suharto Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Surabaya
  • Maria Novita Apriyani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Surabaya
  • Wiwin Yulianingsih Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Surabaya
  • Yana Indawati Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Surabaya

Keywords:

Budaya Komunikasi, Komunikasi Digital, Etika Digital, Penyebaran Hoaks, Media Sosial

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mengubah cara masyarakat berinteraksi dan menyampaikan informasi. Di Kelurahan Babat Jerawat, fenomena penggunaan media sosial dan platform digital semakin meningkat, terutama di kalangan usia produktif. Namun, peningkatan akses digital ini tidak selalu diiringi dengan kesadaran pentingnya etika komunikasi digital. Masalah seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, pelanggaran privasi, serta konflik akibat miskomunikasi di ruang siber menjadi tantangan tersendiri. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menganalisis kondisi aktual budaya komunikasi digital masyarakat di Kelurahan Babat Jerawat serta merumuskan strategi membangun budaya komunikasi digital yang beretika. Kegiatan Pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pelaksanaan di lapangan, dan dokumentasi kegiatan literasi digital yang telah dilakukan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar warga masih memiliki pemahaman terbatas mengenai prinsip-prinsip komunikasi etis di ruang digital. Namun, terdapat antusiasme yang cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan edukatif yang berkaitan dengan literasi digital. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa pembangunan budaya komunikasi digital yang beretika sangat mungkin dilakukan jika didukung oleh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah kelurahan, organisasi kemasyarakatan, hingga pemuda. Sebagai saran, diperlukan program literasi digital yang berkelanjutan, berbasis komunitas, dan menyesuaikan dengan kebutuhan lokal, agar kesadaran serta keterampilan etis warga dalam berkomunikasi di dunia digital dapat meningkat secara signifikan.

Downloads

Published

2026-04-10

How to Cite

Dinda Bhawika Wimala Pastika, Miko Aditiya Suharto, Maria Novita Apriyani, Wiwin Yulianingsih, & Yana Indawati. (2026). Membangun Budaya Komunikasi Digital yang Beretika pada Warga Kelurahan Babat Jerawat. BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(04), 294–298. Retrieved from http://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/berbakti/article/view/991