Psikoedukasi Digital Parenting Berbasis Pola Asuh Otoritatif di Kecamatan Panakukkang Makassar
DOI:
https://doi.org/10.63401/berbakti.v2i05.1181Keywords:
Era Digital, Kecanduan Gawai, Pola Asuh Otoritatif, Psikoedukasi, Digital ParentingAbstract
Meningkatnya penggunaan gawai pada anak menimbulkan tantangan baru bagi orang tua dalam menerapkan pola asuh yang efektif di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di kawasan Lorong Wisata Kota Makassar dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh otoritatif sebagai upaya mencegah kecanduan gawai pada anak. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, berbagi pengalaman, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi, refleksi, dan wawancara singkat untuk mengidentifikasi perubahan pengetahuan dan sikap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak penggunaan gawai, prinsip pola asuh otoritatif, serta strategi pendampingan anak sesuai tahap perkembangan. Selain itu, peserta menunjukkan perubahan sikap dengan berkomitmen membangun komunikasi dua arah, menyusun aturan penggunaan gawai berdasarkan kesepakatan bersama, dan mendampingi anak secara lebih aktif saat menggunakan media digital. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa peserta menyadari larangan tanpa penjelasan dan tanpa alternatif kegiatan justru dapat mendorong anak menggunakan gawai secara sembunyi-sembunyi. Meskipun waktu pelaksanaan terbatas, kegiatan ini efektif meningkatkan kompetensi orang tua dan mendorong penerapan pola asuh digital yang lebih positif.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agustin Atmaningrum, Ahmad Habiby Arafaat Baman, Andi Syahriana Asdar, Rizkia Hidayati, Roselina Dwi Hormansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





