Penguatan Ketahanan Keluarga Melalui Edukasi Keluarga Harmonis bagi Penyuluh KB sebagai Intervensi Sensitif Stunting di Kelurahan Sumbersari
DOI:
https://doi.org/10.63401/berbakti.v2i05.1281Keywords:
Keluarga Harmonis, Penyuluh KB, Pendidikan Keluarga, Stunting, Ketahanan KeluargaAbstract
Stunting memerlukan intervensi yang tidak berhenti pada edukasi gizi dan akses layanan kesehatan, tetapi juga menyentuh fungsi pendidikan keluarga, pola asuh, komunikasi pasangan, dan dukungan sosial. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penguatan ketahanan keluarga melalui edukasi keluarga harmonis bagi penyuluh KB sebagai upaya intervensi sensitif stunting di Kelurahan Sumbersari, Kabupaten Jember. Kegiatan pengabdian menggunakan pendekatan service learning yang dipadukan dengan community development. Sasaran kegiatan adalah 45 penyuluh KB wilayah Kelurahan Sumbersari. Tahapan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul dan bahan tayang, pelaksanaan edukasi, evaluasi-refleksi, serta penyusunan rekomendasi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi keluarga harmonis membantu peserta mengaitkan ketahanan keluarga, pola asuh, komunikasi pasangan, dukungan ayah-ibu, dan praktik pencegahan stunting. Luaran kegiatan berupa bahan tayang dan modul edukasi yang dapat digunakan ulang dalam pendampingan keluarga berisiko. Kegiatan ini memberi pelajaran bahwa pencegahan stunting perlu ditempatkan sebagai proses pendidikan keluarga yang berkelanjutan melalui konseling keluarga, penguatan kader, dan kolaborasi lintas aktor di tingkat komunitas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salsabilla Regina Yasmin, Muhammad Irfan Hilmi, Ninis Syarifah, Lutfi Ariefianto, Arief Tukiman Hendrawijaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





