Pengembangan Wisata Religi di Kabupaten Minahasa Utara

Authors

  • Steven Rogahang Universitas Negeri Manado
  • Yovanca Y. F. Koondoko Universitas Negeri Manado

Keywords:

Wisata Religi, Minahasa Utara, Warisan Budaya

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini mengeksplorasi potensi, tantangan, dan strategi pengembangan wisata religi di Kabupaten Minahasa Utara, sebuah wilayah dengan kompleksitas historis dan spiritual yang kaya. Menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus ekstraktif, Kegiatan Pengabdian ini menganalisis data sekunder dari berbagai sumber dokumenter untuk memahami dinamika pengembangan pariwisata berbasis religi. Temuan menunjukkan bahwa Minahasa Utara memiliki warisan budaya unik yang melintasi transformasi kolonial dan pascakolonial, dengan situs-situs sakral seperti Waruga dan Kaki Dian sebagai pusat perhatian. Kegiatan ini mengidentifikasi lima dimensi kunci: konteks historis-sosiologis, potensi ekonomi, tantangan kelembagaan, strategi berkelanjutan, dan implikasi budaya-spiritual. Hasil analisis mengungkapkan perlunya pendekatan holistik yang menghormati kompleksitas budaya, melibatkan masyarakat lokal, dan memanfaatkan teknologi digital. Rekomendasi utama mencakup pengembangan infrastruktur, interpretasi budaya, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berkontribusi pada pemahaman mendalam tentang pengembangan pariwisata berbasis religi yang berkelanjutan dan memberdayakan.

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Rogahang, S., & Yovanca Y. F. Koondoko. (2024). Pengembangan Wisata Religi di Kabupaten Minahasa Utara. BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(02), 84–91. Retrieved from https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/berbakti/article/view/85