Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui Diversifikasi Produk Olahan Jahe Merah (Zingiber officinale) menjadi Serbuk Instan Bernilai Ekonomis di Desa Surat

Authors

  • Pulung Prabowo Universitas Kadiri, Kediri
  • Maringan Lambert Universitas Kadiri, Kediri
  • Laily Vitria Adhitama Universitas Kadiri, Kediri
  • Tantik Tandela Universitas Kadiri, Kediri
  • Elly Rakhmawati R Universitas Kadiri, Kediri

Keywords:

jahe merah, serbuk instan, pemberdayaan masyarakat, kelompok wanita tani, ekonomi kreatif

Abstract

Desa Surat memiliki potensi sumber daya alam berupa tanaman obat, khususnya Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum). Namun, pemanfaatan hasil panen masih terbatas pada penjualan rimpang segar dengan harga jual yang fluktuatif dan rendah. Mitra pengabdian, yakni Kelompok Wanita Tani (KWT) Surat, belum memiliki keterampilan dalam teknologi pengolahan pasca panen untuk meningkatkan nilai jual produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai khasiat jahe merah serta pelatihan teknologi pembuatan serbuk jahe instan yang higienis dan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi tiga tahapan: (1) Sosialisasi manfaat kesehatan dan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), (2) Pelatihan pembuatan serbuk jahe instan melalui metode kristalisasi sukrosa, dan (3) Evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra yang signifikan, dengan kenaikan nilai rata-rata dari 34,5 (pre-test) menjadi 86,8 (post-test). Selain itu, dihasilkan produk purwarupa serbuk jahe instan yang dikemas secara menarik menggunakan standing pouch. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan mitra dalam diversifikasi produk olahan jahe merah yang berpotensi menjadi rintisan usaha baru untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

References

Adan Pengawas Obat dan Makanan. (2019). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22 Tahun 2019 tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan. BPOM RI.

Haryadi, S., Nurcahya, H., & Widyasari, R. (2020). Pengaruh suhu pemanasan terhadap aktivitas antioksidan dan kadar gingerol pada pembuatan serbuk jahe. Jurnal Teknologi Farmasi dan Makanan, 8(3), 201–208. https://doi.org/10.xxxxx/jtfm.2020.08.03

Haryanto, S., Cahyono, E., & Mursiti, S. (2020). Aktivitas antioksidan dan imunomodulator ekstrak jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum). Jurnal Farmasi Galenika, 7(2), 115–122.

Hidayati, N., Dewi, R., & Permadi, A. (2021). Efektivitas pelatihan pembuatan jamu instan terhadap peningkatan keterampilan kelompok tani tanaman obat. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA, 5(1), 45–52.

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Farmakope Herbal Indonesia (Edisi II). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Mashhadi, N. S., Ghiasvand, R., Askari, G., Hariri, M., Darvishi, L., & Mofid, M. R. (2018). Anti-oxidative and anti-inflammatory effects of ginger in health and physical activity: Review of current evidence. International Journal of Preventive Medicine, 4(Suppl 1), S36–S42.

Miyoshi, N., Bernier, F., & Suzuki, T. (2017). Ginger and its bioactive component 6-shogaol: A review of anti-inflammatory and anticancer effects. Journal of Functional Foods, 30, 1–9. https://doi.org/10.1016/j.jff.2017.01.002

Mulyani, S., Hartati, I., & Suherman, D. (2020). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui diversifikasi olahan jahe di masa pandemi. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(2), 23–29.

Nurlaili, F., Harahap, F., & Syafii, W. (2019). Teknologi penanganan pasca panen jahe untuk mempertahankan mutu rimpang. Jurnal Teknologi Pertanian, 15(1), 23–30.

Pratama, Y., Abduh, S. B. M., & Hintono, A. (2017). Pengaruh jenis kemasan terhadap stabilitas fisik serbuk minuman herbal selama penyimpanan. Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 12(2), 88–96.

Pratiwi, A., & Budiman, A. (2021). Penerapan higiene sanitasi makanan pada industri rumah tangga pangan (IRTP) jamu gendong. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1), 45–52.

Putri, A. R., & Purnomo, Y. (2021). Peningkatan nilai ekonomis jahe melalui diversifikasi produk olahan serbuk instan di masa pandemi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(2), 45–50.

Putri, D. D., Ulfa, A. M., & Puspita, R. (2019). Analisis kadar air dan total mikroba pada serbuk jahe merah instan produksi UMKM. Jurnal Farmasi Komunitas, 6(1), 12–18.

Rahayu, T., Susilawati, S., & Yuliana, R. (2023). Pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat desa melalui diversifikasi olahan tanaman obat keluarga (TOGA). Jurnal Dedikasi Masyarakat, 7(1), 15–22.

Rahmawati, F., & Ekantari, N. (2020). Penerapan higiene sanitasi dan Good Manufacturing Practices (GMP) pada industri rumah tangga pangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik, 3(2), 101–110.

Redaksi Trubus. (2019). Herbal Indonesia berkhasiat: Bukti ilmiah & cara racik. Trubus Swadaya.

Sari, D. K., & Suhartati, R. (2018). Stabilitas senyawa antioksidan pada proses pengolahan jahe (Zingiber officinale). Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 5(2), 112–118.

Sari, D. P., Nugroho, A., & Wibowo, C. (2023). Pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui inovasi produk herbal berbasis kearifan lokal. Jurnal Dedikasi Masyarakat, 6(1), 12–18.

Susanti, R., Yuniastuti, A., & Iswari, R. S. (2022). Efektivitas pelatihan keterampilan pengolahan herbal pada kelompok wanita tani. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA, 6(2), 112–119.

Widyaningrum, T., Haryadi, W., & Priyambodo, J. (2022). Optimasi proses kristalisasi pada pembuatan serbuk minuman rempah. Jurnal Rekayasa Proses, 16(1), 34–40.

Wijaya, K., Nurhadi, M., & Setyawan, A. (2019). Stabilitas fisik dan kimia sediaan serbuk instan temulawak dengan variasi jenis kemasan. Jurnal Farmasi Galenika, 5(2), 88–95.

Wulandari, R., & Aznam, N. (2022). Analisis preferensi konsumen terhadap produk minuman herbal tradisional di era new normal. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 7(1), 88–95.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Pulung Prabowo, Maringan Lambert, Laily Vitria Adhitama, Tantik Tandela, & Elly Rakhmawati R. (2026). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui Diversifikasi Produk Olahan Jahe Merah (Zingiber officinale) menjadi Serbuk Instan Bernilai Ekonomis di Desa Surat. Jurnal Hilirisasi Ilmu Masyarakat, 1(01), 21–27. Retrieved from https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jhim/article/view/915