Determinan Sosio-Ekonomi terhadap Ketimpangan Pengeluaran: Analisis Data Panel Kabupaten/Kota di Provinsi DIY (2017-2023)

Authors

  • Abdau Badawi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta
  • Nabilah Sulistyowati Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta

Keywords:

Ketimpangan Pengeluaran, Indeks Pembangunan Manusia, Belanja Modal, PDRB, Data Panel

Abstract

Riset ini bertujuan untuk   melakukan analisis dampak Indeks Pembangunan Manusia (IPM), belanja modal pemerintah daerah, serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap ketimpangan pengeluaran antar kabupaten/ kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta selama periode 2017–2023. Riset ini memakai data panel yang memiliki sumber atas Badan Pusat Statistik serta Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Metode analisis yang dipakai ialah regresi data panel dengan model Pooled Least Square (PLS), dengan penerapan Panel-Corrected Standard Errors (PCSE) untuk mengatasi permasalahan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan pengeluaran, sementara belanja modal berpengaruh negatif dan signifikan. Di sisi lain, PDRB berpengaruh negatif akan tetapi tidak signifikan terhadap ketimpangan pengeluaran. Temuan ini membuktikan bahwasanya peningkatan kualitas pembangunan manusia serta tumbuhnya perekonomian belum sepenuhnya bersifat inklusif, sehingga diperlukan penguatan belanja modal dan kebijakan pembangunan yang lebih berorientasi pada pemerataan wilayah.

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Abdau Badawi, & Nabilah Sulistyowati. (2026). Determinan Sosio-Ekonomi terhadap Ketimpangan Pengeluaran: Analisis Data Panel Kabupaten/Kota di Provinsi DIY (2017-2023). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis (Bisnisia), 2(01), 14–24. Retrieved from https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/bisnisia/article/view/865

Issue

Section

Articles