Analisis Perkembangan Kognitif, Bahasa, dan Sosio-Emosional Anak Sekolah Dasar dengan Indikasi Disleksis: Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Pati
DOI:
https://doi.org/10.63401/edukatif.v2i03.1368Keywords:
Disleksia, Perkembangan Kognitif, Perkembangan Bahasa, Sosio-Emosional, Sekolah DasarAbstract
Disleksia merupakan gangguan belajar spesifik yang memengaruhi kemampuan membaca dan menulis meskipun individu memiliki tingkat kecerdasan normal. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan kognitif, bahasa, dan sosio-emosional anak sekolah dasar yang menunjukkan karakteristik disleksia. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan asesmen psikopedagogis terhadap dua peserta didik kelas IV Sekolah Dasar Negeri Kabupaten Pati. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara guru dan orang tua, tes kemampuan dasar, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AZ memiliki karakteristik yang mengarah pada disleksia, ditandai dengan kesulitan membaca dan menulis yang konsisten meskipun memiliki kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan regulasi emosi yang baik. Sebaliknya, AH menunjukkan hambatan perkembangan yang lebih kompleks meliputi aspek akademik, sosial, emosional, dan lingkungan keluarga sehingga tidak dapat langsung dikategorikan sebagai disleksia. Temuan penelitian menegaskan pentingnya asesmen komprehensif dalam membedakan gangguan belajar spesifik dengan hambatan belajar akibat faktor psikososial dan lingkungan. Penelitian ini memberikan implikasi terhadap pengembangan layanan pendidikan inklusif dan strategi intervensi dini bagi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Feni Astreani, Ika Fitriani, Risa Novi Kusumaningrum, Sari Widya Nugraheni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





