Tantangan Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah: Antara Penerimaan Siswa dan Kasus Keamanan Pangan
Keywords:
Implementasi Program, Makan Bergizi Gratis, Penerimaan Siswa, Kasus Keamanan Pangan, SekolahAbstract
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan gizi dan memaksimalkan pembelajaran siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana penerimaan siswa dan wali murid terhadap program MBG. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sejumlah 36 siswa yang diambil dari semua kelas dari kelas 1 sampai kelas 6 dan siswa yang keracunan MBG, orang tua siswa, guru kelas, pejabat sekolah dan petugas sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, questionare, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa baik siswa maupun wali murid senang dengan adanya program ini karena siswa menjadi lebih bersemangat dan memunculkan kebersamaan selama makan di kelas. Namun, adanya permasalahan di keamanan pangan yang berakibat pada lima siswa yang segera dibawa ke puskesmes membuat semua pihak merasa khawatir terhadap program MBG. Dampak yang muncul setelah kasus keamanan pangan ini adalah terjadinya penurunan Tingkat kepercayaan orang tua terhadap MBG, oleh sebab itu dibutuhkan penguatan sistem pengawasan dan keamanan agar citra dan kredibilitas sekolah tidak terdampak. Selain itu, kesadaran dan kepedulian guru terhadap keamanan pangan juga perlu ditingkatkan dengan melakukan evaluasi terhadap kebijakan MBG, sehingga dibutuhkan peningkatan kolaborasi antara pihak sekolah dengan dinas Kesehatan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Herni Kurnia Oktora Dewi, Majidatun Ahmala

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





