Analisis Kendala Implementasi Pembelajaran Mendalam (Berbasis 6C) di SDIT Al Azhar Panggung Kowel Pamekasan
DOI:
https://doi.org/10.63401/edukatif.v2i02.858Keywords:
Analisis, Implementasi, Kendala, Pembelajaran Mendalam, Sekolah DasarAbstract
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pengembangan kompetensi Abad ke-21 melalui proses belajar yang bermakna, berkesadaran, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala-kendala dalam implementasi Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Azhar Panggung Kowel Pamekasan tahun ajaran 2025–2026. Penggunaan metode kualitatif untuk desain studi kasus ini, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi pembelajaran di kelas, dan analisis dokumen perangkat pembelajaran. Adapun hasil dari penelitian membuktikan bahwa implementasi Pembelajaran Mendalam menghadapi 4 kendala utama, yaitu: (1) kompetensi dan paradigma pedagogis guru yang belum sepenuhnya beralih dari pembelajaran berorientasi konten ke kompetensi 6C; (2) kurikulum yang padat dan sistem asesmen yang masih tradisional; (3) keterbatasan infrastruktur dan sumber daya teknologi; dan (4) dukungan manajemen dan budaya sekolah yang belum terstruktur secara sistematis. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan strategi pelatihan yang memudahkan guru dan peserta didik adaptif terhadap perubahan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Galih Waskito, Heriyanto Heriyanto, Elly Armayanti Arman, Khoirun Nisa, Supriyadi Supriyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





