Penerapan Model Make a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan Siswa Kelas IV SDN Karangtengah
Keywords:
Hasil Belajar, Make a Match, Matematika, Pecahan, Sekolah DasarAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Karangtengah pada materi pecahan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan, menentukan pembilang dan penyebut, serta menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan operasi hitung pecahan. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya ketuntasan belajar siswa yang hanya mencapai 15%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika materi pecahan melalui penerapan model pembelajaran Make a Match. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas IV SDN Karangtengah Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes hasil belajar, sedangkan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make a Match mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 15% pada pra-siklus menjadi 40% pada Siklus I dan mencapai 85% pada Siklus II. Rata-rata nilai siswa juga meningkat dari 41,7 pada pra-siklus menjadi 67,8 pada Siklus I dan 80,2 pada Siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa model Make a Match efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan, keaktifan belajar, kerja sama antarsiswa, serta hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andrian Zuhdi Wicaksono, Sarwandi Sarwandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




