Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas Awal Sekolah Dasar

Authors

  • Eva Farida Universitas Terbuka, Jakarta
  • Sarwandi Sarwandi Universitas Sains dan Teknologi Indonesia, Pekanbaru

Keywords:

Membaca Permulaan, Strategi Guru, Literasi, Fonetik, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan yang di terapkan strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa kelas I SDN Sukatani II. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Fokus penelitian adalah upaya guru meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui penerapan berbagai strategi pembelajaran. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa dengan 7 siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi membaca bersama (shared reading), pendekatan fonetik, penggunaan media visual, dan bimbingan individual efektif meningkatkan kemampuan membaca siswa. Ketuntasan membaca meningkat dari 14% pada prasiklus menjadi 86% pada siklus II.  siswa menjadi lebih aktif serta percaya diri dan antusias dalam pembelajaran. Faktor keberhasilan penerapan metode ini adalah bimbingan guru penggunaan strategi pembelajaran yang beragam, media visual, bimbingan individual, serta meningkatnya motivasi dan partisipasi siswa. sedangkan faktor penghambatnya meliputi kemampuan awal membaca, perbedaan kemampuan siswa juga keterbatasan waktu pembelajaran serta kurangnya latihan di rumah dan rendahnya kepercayaan diri beberapa siswa pada tahap awal penelitian.

Downloads

Published

2026-09-01

How to Cite

Eva Farida, & Sarwandi, S. (2026). Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas Awal Sekolah Dasar. Journal of Educational Innovation and Research, 1(01), 21–29. Retrieved from http://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jeir/article/view/1510