Pemberdayaan Hak Warga Binaan Wanita melalui Sosialisasi Pendidikan Karakter di Rutan Pondok Bambu

Authors

  • Fransiska Novita Eleanora Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi
  • Reni Masrida Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi
  • Wahyu Kartika Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi
  • Helena Sitorus Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi
  • Ardhana Ulfa Azis Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi

Keywords:

Pemberdayaan, Hak, Warga Binaan, Wanita, Pendidikan Karakter

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dalam pendidikan karakter merupakan proses dalam membangun akan kemampuan dan kemandirian dari warga masyarakat itu sendiri agar dapat menjadi seorang yang bersifat utama dan juga dalam memulihkan atau memperbaiki akan suatu kualitas hidup dari hidupnya Rutan pondok bambu merupakan mitra yang bekerjasama untuk memberikan pemahaman warga binaan wanita terkait pendidikan karakter yang kurang memadai. Di mana TIM Pengabdi sebelum dan sesudah melaksanakan sosialisasi menyebarkan pre-test dan post-test yang tujuannya untuk mengetahui apakah warga binaan sudah memahami dan mengetahui akan hak-haknya terkait pendidikan karakter selama berada di rutan. Masalah mitra kurangnya akan nilai dan moral serta tanggung jawab, pelaksanaan dari pembinaan mengalami keterbatasan serta stigma sosial dan kesiapan kembali ke masyarakat. Tujuannya pembiasaan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, empati, pengendalian diri, dan kesiapan kembali ke masyarakat. Pelaksanaan kegiatan di laksanakan dalam 1 (satu) hari dari jam 10.00-12.00 WIB, dan periode dari pelaksaan kegiatan ini dalam 1 (semester) dilaksanakan 1  (satu) kali dalam kegiatan yang dilksanakannya dengan jumlah peserta sekita 10 warga binaan wanita. Tahapan dari kegiatan melalui 3 (tiga) tahap yaitu tahap persiapan (perencanaan) dan tahap pelaksanaan yang merupakan inti dari kegiatan yang terlaksana dan tahap terakhir merupakan tahap evalusi dan pelaporan setelah kegiatan selesai. Setelah dilaksanakan sosialisasi maka warga binaan sudah mengetahui dan memahami akan haknya dalam pendidikan karakter, sehingga pelatihan akan keterampilan sosial dan emosional dan kolaborasi dengan mitra pembinaan harus selalu bekerjasama dan mendukung dalam memberikan pemberdayaan akan penguatan akan haknya warga binaan.

Author Biographies

Helena Sitorus, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi

Fakultas Teknik 

Ardhana Ulfa Azis, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi

Fakultas Hukum

Downloads

Published

2026-10-30

How to Cite

Fransiska Novita Eleanora, Reni Masrida, Wahyu Kartika, Helena Sitorus, & Ardhana Ulfa Azis. (2026). Pemberdayaan Hak Warga Binaan Wanita melalui Sosialisasi Pendidikan Karakter di Rutan Pondok Bambu. Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner, 1(04), 205–212. Retrieved from https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/jpim/article/view/1532